JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Bisnis ayam geprek ternyata masih menjadi favorit para penggiat bisnis. Buktinya, tawaran kemitraan kuliner ini masih terus berdatangan. Salah satunya Ayam Geprek Master.

Saat ditemui FRANCHISEGLOBAL.COM di Jakarta beberapa waktu lalu, owner Ayam Geprek Master, Stephani Aiko mengaku telah berhasil membuka sebanyak 25 cabang di tahun 2019 lalu. Dimana Jabodetabek adalah area yang mendominasi.

“Saat ini totalnya ada 51 cabang. Kalau sampai akhir tahun 2020, target kita mau buka 50 cabang,” kata dia.

Terkait peluang kerjasamanya, Stephani bilang, nilai investasi yang dibutuhkan calon mitra sebesar Rp200 juta. Nilai tersebut sudah termasuk peralatan tapi diluar bahan baku dan tempat.

“Konsepnya mini resto dengan ukuran 4x15 meter dan 6 meja,” tuturnya.

Setiap harinya, lanjut Stephani, mitra bisa meraup omset mencapai Rp4 juta hingga Rp5 jutaan dengan estimasi balik modal 7 bulan hingga 1 tahun.

Ayam Geprek Master hadir dengan berbagai varian menu dengan kisaran harga Rp5.000 hingga Rp25.000.