JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM - Bisnis kopi kekinian menjadi salah satu daya tarik para pengusaha muda masa kini. Apalagi, kopi menjadi minuman favorit banyak orang di seluruh dunia. Tak heran bila banyak kedai kopi yang bermunculan. Salah satunya Kopi Koccok.

Berdiri sejak Januari 2019 lalu, kopi kekinian besutan Fiki Hendrawan hingga kini sudah memiliki 32 cabang yang tersebar di Jabodetabek, Semarang, Surabaya, Tasikmalaya, Pekanbaru, Bogor, Karawang dan wilayah lainnya.

“Dari total tersebut, punya mitra 30 cabang dan sisanya punya kita sendiri,” kata Fiki saat ditemui FRANCHISEGLOBAL.COM beberapa waktu lalu di Jakarta.

Untuk bisa membuka satu gerai Kopi Koccok, Fiki mematok nilai investasi sebesar Rp55 juta untuk konsep kafe dengan luasan outlet minimal 2x3 meter. Dalam sehari, kata Fiki, mitranya mampu meraup omset mencapai Rp6 jutaan. Sehingga dalam waktu singkat, mitra sudah bisa balik modal.

“Target kami sampai akhir tahun 2020 bisa buka 100 cabang. Strateginya ikut pameran franchise dan terus menjaga kualitas yang kita tawarkan,” jelasnya.

Menurut Fiki, usaha kopi kekinian miliknya ini memiliki beberapa keunggulan yakni dari segi kualitas yang ditawarkan. Terlebih, lanjutnya, Kopi Koccok memiliki signature minuman yakni kopi dengan keju tabur pertama di Indonesia dan berlaku untuk semua varian cheese.

Saat ini terdapat sedikitnya 14 varian menu kopi yang dibanderol mulai dari Rp12 ribu hingga Rp27 ribuan.