Salah satu pemain lama di bisnis kebab adalah Kebab Turki Baba Rafi. Berdiri sejak 2003 silam, hingga kini bisnis kebab yang berada di bawah naungan PT. Sari Kreasi Boga ini sudah memiliki 1300-an outlet yang tersebar di 9 negara seperti Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Srilanka, Filipina, Singapore, Bangladesh, China dan Belanda.

Deretan penghargaan yang diraih juga sekaligus membuktikan bahwa kini Kebab Turki Baba Rafi bukan lagi hanya menjadi bisnis lokal lagi tapi sudah bertransformasi menjadi bisnis internasional. Demikian dikutip dari laman babarafi.id.

Seiring dengan berkembangnya bisnis di dunia kuliner, Nilam Sari selaku Founder Kebab Turki Baba Rafi pun tidak mau ketinggalan untuk meningkatkan inovasi serta kualitas produknya. Alhasil, beberapa brand dan konsep pun lahir seperti Smokey Kebab, Smokey Chicken dan Skak Food yang berkolaborasi dengan Bayu Skak, seorang Youtuber asal Malang.

“Ini semua berada di bawah Baba Rafi. Kalau Skak Food kita sudah punya sekitar 300 outlet dan Smokey Chicken 10 outlet yang rata-rata masih di Tangerang,” kata Nilam saat dihubungi wartawan Franchiseglobal.com via telepon akhir pekan lalu.

Menurut Nilam, Skak Food dikembangkan sebagai salah satu konsep dengan nilai investasi yang terjangkau. Targetnya, anak kuliahan atau para pengusaha yang punya modal sedikit. Sehingga tidak terlalu memberatkan calon mitra yang ingin bergabung.

Skak Food juga hadir dengan 6 jenis makanan seperti Chicken, Ndok Gulung, Pentol, Bonbon Shake, Es Grem dan Sanook Thai Tea.

Terkait dengan nilai investasi yang dibutuhkan dari masing-masing brand, lanjut Nilam, nilainya berbeda-beda. Misalnya seperti Smokey Kebab dengan nilai Rp75 juta. Mitra sudah mendapat gerobak, peralatan usaha, karyawan dan training.

Kemudian untuk Smokey Chicken dengan nilai Rp250 juta sampai Rp400 jutaan. Mitra sudah mendapat perlengkapan usaha dan juga dekorasi, tapi belum termasuk renovasi.

“Kalau Smokey Chicken memang lebih mahal. Karena alatnya memang lebih mahal untuk grill chickennya,” tambahnya.

Sementara untuk Skak Food dibanderol lebih murah, yakni mulai dari Rp6 juta sampai Rp12 jutaan. Saat ini Skak Food sendiri sudah ada sekitar 300-an outlet.

“Targetnya di tahun 2019 ini mudah-mudahan kita bisa lebih growth lagi dari tahun-tahun sebelumnya,” pungkas Nilam.

Wah sukses terus ya buat Nilam dan Baba Rafinya. [ded]