Dikutip dari Annual Brand Catalogue 2019 yang dirilis INFOBRAND.ID, Shop&Drive telah menjadi salah satu bisnis franchise retail otomotif modern yang terbukti proven. Hal ini dibuktikan dengan total outletnya yang mencapai 375 outlet dengan sebaran di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, NTT dan Bali.

Bisnis yang fokus dalam urusan penyediaan suku cadang fast moving untuk mobil ini memiliki dua tipe outlet, yakni Shop&Drive dan Super Shop&Drive. Di mana keduanya sama-sama menjual produk seperti oli, aki, shock absorber serta beberapa produk pelengkap lainnya seperti wiper dan parfum mobil. Namun untuk Super Shop&Drive, ditambahkan dengan produk bank dan jasa pendukungnya seperti balancing dan spooring.

Sepanjang perjalanan bisnisnya, Shop&Drive juga telah berhasil meraih lusinan penghargaan bergengsi sebagai bukti konsistensi dan kualitasnya sebagai franchise retail otomotif modern, diantaranya adalah Anugerah Brand Indonesia 2018, Franchise Top Of Mind 2018, Peraih Rekor MURI ‘Penggantian Aki Mobil Terbanyak oleh Kepala Toko Retail Otomotif Modern’, Indonesia Digital Popular Brand Award 2018, Best Business Contribution dari Indonesia Contact Center Association (ICCA) 2018 dan Indonesia Franchise Marketing Award 2018.

Untuk bisa mendirikan sebuah toko Shop&Drive sampai siap beroperasi dibutuhkan dana sekitar Rp420 juta, dengan waktu kerjasama selama 5 tahun. Nilai tersebut diluar tanah dan bangunan serta renovasinya.

Franchisee dikenakan biaya royalti dan manajemen sebesar 3 persen dari net sales (omset diluar diskon & PPN). Sementara besaran omset yang diperoleh tergantung dari kondisi lokasi dan berapa lama toko tersebut beroperasi.

Untuk toko yang  ada di kota yang ramai, dengan ukuran bangunan yang cukup lebar dan  letak tokonya  strategisi, serta umur tokonya juga sudah 5 tahun ke atas, maka rata-rata omsetnya bisa mencapai di atas Rp200 juta per bulan. Sementara untuk lama balik modalnya sendiri diperkirakan dapat dicapai dalam waktu kurang dari 4 tahun. [ded]