Digikidz sendiri berada di bawah naungan PT. Digikidz Indonesia. Lembaga kursus yang berpusat di Tangerang ini sudah hadir sejak tahun 2001 lalu. Kini, Digikidz sudah memiliki 11 cabang dengan 7 mitra.

“Kalau cabang sendiri ada 4. Sisanya punya mitra,” terang Business Manager Digikidz, Agung Saputra saat ditemui wartawan Franchiseglobal.com beberapa waktu lalu di pameran franchise di Jakarta.

Menurutnya, ada tiga produk yang ditawarkan untuk calon mitranya yaitu Digikidz – Computer Learning Centre, Robotkidz – Robotic Learning Centre, dan Art Factory – Art Learning Centre. Dimana masing-masing produk nilai investasinya di angka Rp185 jutaan.

“Digikidz itu hadir sebagai solusi buar orang tua. Karena anak-anak mereka kebanyakan engage banget sama teknologi. Mereka cuma pakai teknologi tapi tidak memanfaatkan teknologi ini sebagai sesuatu yang bermanfaat. Sementara Digikidz punya media disitu,” jelasnya.

“Karena Digikidz sebagai solusi dengan marketnya yang sangat gemuk. Apalagi yang mau dicari. Marketnya itu sudah banyak banget dan orang tua pada butuh. Jadi ya ayo kalo memang ada passion di dunia teknologi, creativity, edukasi, mari bergabung dengan franchise Digikidz,” sambungnya.

Agung menargetkan sampai akhir tahun 2018, pihaknya bisa membuka 12 cabang lagi di Indonesia. “Saat ini kita baru opening 3 cabang, berarti masih ada PR 9 lagi. Semoga masih bisa ngejar,” pungkasnya. [ded]