Keberadaan peluang bisnis Laundry makin diperlukan oleh masyarakat, seiring kebutuhan pakaian bersih penduduk perkotaan makin meningkat dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat Indonesia terutama yang bermukim di kota-kota besar memang kerap menyambangi layanan jasa binatu ini guna mendapatkan pakaian bersih dengan cara cepat dan efisien. Maka dari itu tumbuh suburlah bisnis laundry di tengah-tengah masyarakat karena peluang bisnis di sektor ini yang cukup menjanjikan.

Perkembangan bisnis jasa laundry di Indonesia sendiri sudah mulai terlihat sejak medio 90an. Salah satu pihak yang mengawali bisnis tersebut datang dari seorang pengusaha bernama Fen Saparita. Ia membidani kelahiran usaha binatunya itu di Yogyakarta pada Maret 1996 silam, dengan menggunakan bendera dagang Melia Laundry.

Walau saat itu pengalaman berkiprah di bisnis itu masih sangat minim, dan masih banyak masyarakat yang belum mengenali layanan jasa laundry. Namun Fen tetap mantap mengembangkan bisnisnya setahap demi setahap seraya mengenalkan produk jasanya kepada masyarakat luas. Hingga seiring berjalannya waktu, geliat bisnis milik Fen mulai menarik minat masyarakat untuk menggunakan jasa laundry dan membuat perkembangan bisnisnya semakin meningkat.

Sampai pada akhirnya ia mulai tertarik untuk melebarkan sayap bisnisnya secara franchise atau kemitraan, untuk itu sejak 2004 Fen membuka peluang bisnis Melia Laundry & Dry Cleaning secara waralaba. “Pangsa pasar laundry di Indonesia sangat bagus, tapi sekarang siapa yang kuat dia yang bertahan. Perkembangannya cepat, tapi kalo ga kuat dalam mengelola bisnisnya nantinya cuma bisa bertahan sebentar saja,” papar pemilik bisnis Melia Laundry itu.

Sejak mempelopori bisnis waralaba laundry pada merek dagangnya, kompetitor usaha binatu yang sejenis pun ikut bertumbuh. Namun hal itu tak membuat Fen gamang dalam menjalankan bisnisnya, ia malah makin progresif mengusung merek usaha laundry miliknya kepada para calon mitra yang ingin bekerjasama.

Hingga sampai awal 2015 ini, Bisnis waralaba Melia Laundry & Dry Cleaning sudah memiliki total lebih dari 80 workshop yang tersebar di seluruh Indonesia. Kemudian untuk keagenan dan counter, jumlahnya lebih dari 500 agen. “Satu workshop membawahi counter dan agen. Jadi workshop ini sebagai tempat pengerjaannya, mesin dan operasional ada di sana. Satu workshop bisa menjangkau minimal 20 sampai 25 agen,” ujar Fen menambahkan.

Di tahun ini juga, Melia Laundry akan menghadirkan inovasi baru yaitu layanan mobil keliling yang akan berkeliling ke perumahan-perumahan untuk menyediakan jasa pengambilan, dan pengantaran cucian langsung ke rumah konsumen.

Selain itu untuk menggarap pangsa pasar bisnis laundry yang masih sangat luas, bisnis binatu yang sudah berpengalaman selama 19 tahun ini juga menawarkan layanan jasa cuci mencuci yang sesuai dengan kebutuhan dan segmentasi pasar yang dituju. Seperti untuk layanan laundry kiloan terdapat unit bisnis khusus Melia Laundry on Kilo’s, kemudian yang terakhir ada layanan Melia Laundry Hotel khusus untuk menjangkau bisnis tempat penginapan seperti hotel, atau untuk skala perusahaan lainnya.

Jika anda tertarik bermitra, siapkan investasi yang dibutuhkan untuk tipe workshop yangdibanderol dengan franchise fee senilai Rp100 juta. Biaya itu belum termasuk peralatan, sewa tempat dan lain sebagainya.

Klik Waralaba Melia Laundry & Dry Cleaning untuk informasi franchise, kerjasama, keuntungan, dan info lengkap lainnya.

(Heksa R.P)