JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Harus diakui, camilan yang bernama burger sudah menjadi makanan yang mendunia, termasuk Indonesia. Roti isi daging dengan tekstur yang lembut ini pun mudah ditemui di berbagai sudut kota. Bukan hanya kota-kota besar saja, tapi juga merambah ke berbagai daerah.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya gerai burger yang bermunculan dengan berbagai merek dagang. Banyak pelaku usaha yang menjajal peruntungan dari usaha jenis makanan ini karena potensinya yang dinilai sangat menggiurkan. Salah satunya Burger Lumer yang hadir sejak 2019 lalu dengan gerai pertamanya di Grand Galaxy City, Bekasi.

“Burger Lumer hadir dengan mengusung konsep restoran burger keluarga yang dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat. Kami adalah restoran burger pertama di area Bekasi Selatan,” kata Manajemen PT Burger Lumer Indonesia kepada FRANCHISEGLOBAL.COM.

Menurutnya, seiring berjalannya waktu, bisnis burgernya ini semakin diterima baik oleh masyarakat. Sehingga dalam waktu kurang dari setahun, pihaknya membuka gerai kedua yang berlokasi di Summarecon Mal Bekasi. Tujuannya adalah untuk dapat menjangkau lebih luas lagi dalam menyajikan menu-menu burger terbaik untuk masyarakat sekitar.

Burger Lumer hadir dengan berbagai menu pilihan, yaitu burger, sausages (hotdog), fingers food dan fried chicken. Adapun best sellernya seperti Moza Cheese Burger, Biggy Cheese Burger, Cramcy Brisket Burger, Cheese Sausages Maxy dan beberapa menu unggulan lainnya. Sementara untuk harganya sendiri berkisar antara Rp25 ribu sampai Rp45 ribuan.

 “Kami sangat berbeda dengan restoran sejenis lainnya. Kami menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi dan kami sangat selektif dalam memilih bahan baku. Dimana semua bahan baku yang kami gunakan sudah melewati tahapan yang sangat ketat dari tim QC kami, sehingga produk-produk yang kami hasilkan sangat baik dan diminati oleh pasar,” tambahnya.

Peluang Bisnis Burger Lumer

Terkait dengan pengembangan bisnisnya sendiri, Burger Lumer mulai menawarkan peluang kemitraan. Ada 4 konsep yang ditawarkan yakni Dine in, To Go Express, Island Counter dan Container dengan nilai paket mulai dari Rp75 juta sampai Rp200 jutaan untuk masa kerjasama selama 5 tahun.

Selama terikat kerjasama, mitra diwajibkan membayar royalty sebesar 8% setiap bulannya. Sementara perkiraan omset yang bisa didapat setiap bulannya berbeda-beda dari masing-masing konsep yang dipilih. Misalkan, konsep container yang bisa mencapai omset Rp62 juta per bulan. Lalu konsep Island Counter dengan estimasi omset Rp72 juta per bulan, konsep To Go Express Rp100 juta dan Rp konsep Dine in dengan perkiraan omset mencapai Rp170 juta setiap bulannya. Untuk BEP rata-rata sekitar 15 bulanan.

Saat ini, Burger Lumer telah memiliki 3 gerai yakni di Grand Galaxy City, Summarecon Mal Bekasi, dan Kawasan Niaga Citra Grand Cibubur (opening Maret 2021). “Kami juga sudah memiliki 10 calon mitra yang saat ini sedang dalam proses screening,” katanya.

“Target kami kedepannya ingin membuka gerai Burger Lumer sebanyak-banyaknya di seluruh Indonesia dan menjadikan restoran burger lumer yang memang adalah karya dari anak bangsa, sehingga berpotensi menjadi restoran burger terbesar di negeri sendiri,” tutupnya.