Salah satunya adalah Ayam Geprek House dari Kelapa Gading, Jakarta Utara. Bisnis ayam geprek besutan Andreas Wiharja ini pertama berdiri pada tahun 2016 lalu. Kemudian di 2018, ia mulai menawarkan kemitraan.

“Saat ini kita sudah punya 10 cabang mitra di Jabodetabek. Kalau punya kita sendiri ada 2 cabang,” ujarnya saat dihubungi wartawan Franchiseglobal.com via telepon, Selasa (26/2/2019).

Adapun menu yang tersaji di Ayam Geprek House seperti ayam geprek original, ayam geprek mozarella, mi spesial ayam geprek, bakso geprek, dan ayam geprek telur. Aneka menu tersebut berbanderol harga Rp 15.000 sampai Rp 30.000 per porsi.

Bagi yang tertarik, Ayam Geprek House ini ditawarkan dalam tiga paket kemitraan, yakni paket hemat Rp10 juta, paket booth besar Rp20 juta dan paket resto Rp60 juta. Dengan modal tersebut, mitra akan seluruh perlengkapan usaha, desain interior, kemasarn, pelatihan karyawan, promosi, standar operasional dan bahan baku awal.

Tidak ada biaya royalti yang dibebankan oleh mitra dalam kerjasama ini. Jadi, semua keuntungan akan menjadi milik mitra. Tapi mitra diwajibkan untuk membeli bahan baku dari pusat seperti bumbu, ayam dan tepung.

“Mitra bisa balik modal hanya dalam hitungan bulan,” katanya.

Kedepannya, Andreas berharap Ayam Geprek House bisa semakin besar dan terus tumbuh berkembang menjadi salah satu bisnis ayam geprek terbaik. [ded]