Vape merupakan sebuah benda elektrik pengganti rokok yang namanya kian melejit di kalangan kawula muda saat ini. Para pemain bisnis vape dan liquid asal lokal pun semakin bergerilya untuk menciptakan varian inovasi seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan konsumen.

Kendati demikian banyak para pengguna vape yang belum mengetahui bahwa kualitas vape dan liquid lokal juga banyak yang lebih berkualitas. Oleh karenanya THE FOG sebuah bisnis ritel vape hadir untuk mengedukasi para penghisap rokok bahwa kini vape menjadi solusi pengganti rokok yang lebih aman dan berkualitas.

"Awalnya saya mendirikan THE FOG saya karena merasakan dari segi kesehatan pribadi yang lebih baik daripada rokok pada umumnya.  Kemudian, kebetulan teman saya produksi Liquid dan kami mulai jalin kerjasama untuk membangun THE FOG,” terang Aditya owner THE FOG.

Bermuara di Clicksquare Mall, Jl. Naripan No 89, Bandung, brand yang hadir sejak tahun 2017 ini telah memiliki lebih dari 50 merek liquid yang tersedia di store THE FOG, “kami tidak memproduksi, kami hanya sebuah ritel yang menjual berbagai produk dan komponen vape dan kini siap di kan!,” terangnya kepada global.com.

Mengusung tagline ‘Stop Smoke Start Fog’, Adit mengungkapkan jika kehadiran kemitraan THE FOG diharapkan mampu mengedukasi pengguna rokok bahwa vape memiliki kadar yang lebih aman daripada merokok pada umumnya.

“Oleh karenanya semoga kedepannya cabang THE FOG semakin banyak kedepannya, sehingga orang beralih dari merokok untuk ngevape yang lebih aman, akrena saya sendiri sudah merasakan khasiatnya, dan beberpa waktu lalu juga THE FOG mengundang dokter dan pakar kesehatan untuk menginformasikan keutaman Vape daripada merokok!,’ tandasnya dengan lugas.

Adapun menjelang akhir tahun 2017, pihkanya juga telah melakukan fesibility study terkait rencana penamabahn cabang THE FOG, “sebenarnya kalau permintaan sudah banyak ya, hanya saja yang kami prospek ini baru di Cianjur dan di Makassar dalam waktu dekat ini.” Tambah Adit.

Kedepan  tentunya di tengah penjualan online ini tentunya THE FOG juga tengah menyiapakan sebuah strategi agar  bisnis vape THE FOG ini tetap jaya, “nanati, customer dapat belanja vape mapun liquid lewat online atau bisa dikirim dari THE FOG terdekat,” kata Adit.

Untuk saat Ini, THE FOG menawarkan 2 konsep bisnis yang dapat dijadikan peluang usaha untuk para investor yang ingin mendulang peruntungan dari sebuah bisns vape, “ada konsep Booth dan  konsep store.  Ooth biasa dipakai di mall atau acara indoor. Sedangkan yang Store seperti di Bandun. Lebih luas lagi tempatnya dan lengkap lagi fasilitasnya,” terangnya.

Nilai investasinya pun berbeda, Booth THE FOG dibandrol harga Rp. 125 juta dengan ukuran 9 M2. Sedangkan paket store dibandrol harga Rp. 290 juta dengan luas outlet 80 M2, “dengan luas 20 hingga 40 M2 juga bisa didirikan paket store, kita full support untuk mitra mulai dari liquid stock, mod stock, accesories stock, perlengkapan dan promotion tools. Nett profit kurang lebih 15 juta” jelas Adit.

Lebih lanjut Adit melanjutkan jika luas lokasi untuk konsep store dibagi menjadi 2 dimana 30% ruangan untuk storenya  dan 70% untuk ruangan trick,”sekarang itu happeningnya demikian, kalau dahulu habbitnya ngevape hanya menghisap dan mengeluarkan. Kalau sekaranag trennya eranya ngefog jadi ada nilai estetika”.