“Sebenarnya saya mulai usaha penyetan tahun 2015. Setelah setahun berjalan (2016-red), ada orang datang ingin beli franchise saya. Karena semakin banyak orang yang nawar, akhirnya saya franchise-kan sampai sekarang,” ujar pria yang akrab disapa Wahyu ini saat berbincang dengan Franchiseglobal.com di salah satu outlet mitranya, Silvia Theresia Tarigan di Wisma Pondok Indah 3, Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2018) kemarin.

Wahyu sendiri termasuk salah seorang pengusaha muda yang cukup tangguh. Mental yang kuat sebagai pebisnis telah tertanam di hatinya sejak ia lulus kuliah. Jatuh bangun saat membangun bisnis pun sudah ia rasakan. Hingga akhirnya ia bangkit dan membesarkan nama Dapur Pak Wahyu.

“Dari awal saya memang suka bisnis. Beberapa kali bisnis itu bangkrut, ditipu orang, dibawa kabur uangnya. Hancurlah bisnis saya. Udah bingung kan mau ngapain lagi. Ya sudah akhirnya cobalah bisnis penyetan ini. Nyokap saranin pecel aja, cuma sambalnya kita buat sendiri. Dapatlah inspirasi sambal teri medan,” jelas Wahyu.

Menurut Wahyu, yang paling terkenal dari DPW sendiri adalah sambal teri medannya yang disajikan sebagai pelengkap menu-menunya seperti aneka kremesan ayam goreng, ikan tawar dan ikan laut. Sehingga ia memutuskan untuk membuat sambal teri medan versi botolnya.

Adapun menu andalan di DPW adalah ayam goreng kremes dengan harga paket Rp20 ribuan dan juga ikan nila kremes dengan harga paket Rp25 ribuan.

Baca juga: Mencicipi Pedasnya Bisnis Waralaba Dapur Pak wahyu

Wahyu masih terus membuka peluang usaha untuk calon mitra yang ingin bergabung dengan DPW. Ada 3 paket franchise yang ditawarkan yaitu Paket Silver Rp30 juta All-in (khusus DKI Jakarta), Paket Gold Rp45 juta All-in (khusus Depok, Bekasi, Bogor, dan Tangerang) dan Paket Go City Rp65 juta All-in (khusus luar kota).

“BEP-nya minimal 3 bulan, tergantung lokasinya. Kalau lokasinya ramai bisa lebih cepat. Sementara kalau omzetnya sendiri rata-rata Rp1 juta sampai Rp4 juta per harinya,” kata Wahyu.

Hingga saat ini, total outletnya sudah ada 35 outlet milik mitra dan 1 outlet milik internal DPW. Wahyu menargetkan hingga akhir 2018 ini, DPW memiliki sampai 100 outlet. Dia berharap, DPW bisa menjadi salah satu bisnis franchise terdepan, termasa kini dan terinovasi dengan konsep modern dan menu tradisional.

Cerita Mitra DPW, Silvia Theresia Tarigan

Silvia Teresia Tarigan atau biasa akrab disapa Silvia ini merupakan salah satu mitra DPW yang sudah memiliki 3 outlet hanya dalam jangka waktu 2 bulan saja sejak pertama kali ia bergabung dengan DPW pada 10 Mei 2018 lalu. Semua outletnya pun tersebar di Jakarta.

“Saya sudah ada 3 outlet. Pertama itu di Setia Budi (One Stop Kuliner), kedua di Sopo Del office tower di Mega Kuningan (Food Court), dan yang ketiga di Pondok Indah office tower (Kantin). Jadi masing-masing target segmennya beda. Tapi yang jelas kita mengincar karyawan perkantoran di tengah-tengah kota Jakarta,” terang perempuan cantik berkulit putih ini saat berbincang dengan wartawan Franchiseglobal.com di tempat dan waktu yang sama.

Alasan Silvia menjadi mitra DPW sendiri karena kedekatannya dengan sang owner, Wahyu. Dimana saat itu status Silvia masih seorang karyawan di salah satu bank swasta di Jakarta. Dia mengatakan kalau DPW adalah salah satu tempat favorit untuk makan siang di kantin kantornya.

“Kalau makan siang, OB (Office Boy) saya selalu beliin makannya di DPW. Nah kebetulan saya dapat informasi dari OB saya kalau DPW buka franchise. Awalnya saya kurang tertarik dan saya masih mikir-mikir juga saat pak Wahyu nawarin saya. Nah, pada bulan Mei lalu saya dapat lokasi, ya sudah mengalir begitu saja, saya buka DPW,” ujarnya.

Sejak saat itu, Silvia meninggalkan pekerjaan utamanya dan fokus menjalankan bisnis kuliner ini. Karena menurutnya, DPW adalah bisnis yang tepat dan tidak cocok untuk dijadikan sebagai sampingan.

“Nah dari situ saya langsung berfikir, kayaknya usaha ini jangan dijadikan sampingan deh. Saya mau fokus disini. Apalagi ini dibidang kuliner dan semua orang pasti makan,” katanya.

Rencananya, Silvia ingin menambah 1 outlet lagi. Sesuai dengan targetnya di tahun 2018 ini yaitu bisa membuka 4 outlet DPW dengan strategi dan segmen market yang berbeda-beda.

Wah.. semoga sukses terus deh untuk owner dan mitra DPW. [ded]