Namun saat ini, banyak bimbel yang hanya berkonsentrasi pada sisi akademiknya saja. Padahal, pembangunan karakter pada siswa juga tak kalah pentingnya. Melihat hal itu, Prime Generation (PG) hadir sebagai salah satu bimbel yang tidak hanya fokus pada sisi akademik semata, tetapi juga peduli pada pendidikan karakter siswa.

Berada di bawah naungan PT. Prima Bimbel Indonesia, PG Bimbel pertama kali berdiri di kota Yogyakarta atau yang dikenal sebagai Kota Pendidikan pada 16 Januari 2016 lalu. Lahirnya PG Bimbel digawangi oleh tokoh pergerakan ‘Bela Beli Indonesia dan Pembangunan Karakter Bangsa’ Ir. Heppy Trenggono, M. Kom dan beberapa pelaku pendidikan yang juga sangat berpengalaman dalam mengelola pendidikan nonformal dan bimbingan belajar di Indonesia.

Selain menjadi Integrative Bimbel Pertama, PG Bimbel juga merupakan lembaga pendidikan non formal PERTAMA yang menerapkan KURIKULUM PENDIDIKAN KARAKTER secara terintegrasi. PG Bimbel tidak hanya fokus pada sisi akademik semata, tetapi juga peduli pada pendidikan karakter siswa. Dengan dukungan layanan yang terintegrasi, PG Bimbel mampu mendampingi siswa selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

Prime Generation memiliki dua program yaitu reguler dan unggulan. Untuk program reguler terdiri dari flash, double flash, dan super flash. Dimana para siswanya terdiri mulai dari siswa kelas 4 SD sampai kelas 12 (kelas 3 SMA).

Sementara untuk program unggulan ada Metode Flash yang mengajak siswa untuk belajar menyelesaikan masalah dengan cepat. Lalu juga ada Prime Mobile sebagai media aplikasi pembelajaran yang bisa diakses 24 jam. Selanjutnya ada Cros Program, Flash CBT, Open Class, Academic Record Application, Mapping & Materikulasi Studi, Analisis Butir Soal dan Academic General Check Up.

PG Bimbel juga menawarkan kerjasama bagi calon mitra yang ingin bergabung dengan sistem franchise. Ada dua model franchise yang ditawarkan, yaitu aktif dan pasif. Untuk model pasif, semua sistem akan dikelola oleh pihak PG Bimbel. Sementara untuk model aktif bisa dikelola sendiri oleh pihak franchisee.

Bila sebelumnya calon mitra harus membayar joining fee sebesar Rp40 juta dan juga Rp60 juta untuk mendapatkan 60 inventory account akses Prime Mobile. Khusus bulan ini (Oktober), calon mitra cukup membayar joining fee sebesar Rp40 juta plus Rp55 juta untuk mendapatkan 75 inventory account akses Prime Mobile.Dan inicukup dibayarkan sekali untuk selamanya tanpa ada perpanjangan kontrak, sehingga bisnis ini dapat diwariskan.

Silakan klik Prime Generation untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. [ded]