JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Usaha minuman kekinian kian melejit di pasar Indonesia. Berbagai merek minuman kekinian pun terus bermunculan untuk dapat mengambil ceruk pasar yang boleh dibilang cukup besar itu. Salah satunya adalah Milchtee, minuman kekinian asal Surabaya yang hadir sejak 2019 lalu.

Owner Milchtee, Irvan dalam pesan singkatnya pada FRANCHISEGLOBAL.COM mengatakan bahwa Milchtee memiliki kualitas premium dengan harga terjangkau. Berbagai macam varian pun ditawarkan demi memenuhi kebutuhan konsumennya yang variatif.

“Sampai saat ini Milchtee semakin diterima baik oleh masyarakat. Dan kami juga akan terus berinovasi untuk terus dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang variatif,” ujar Irvan.

Irvan menambahkan, Milchtee memiliki tak kurang dari 50 varian yang dapat dinikmati konsumennya dengan harga mulai dari Rp8.000-an hingga Rp16.000-an. Meski begitu, kualitas rasa yang ditawarkan tetap dengan standart premium, sesuai dengan konsep perusahaan.

“Kondisi pandemi ini tentunya membuat kami semakin tertantang dan semakin berpikir kreatif. Karena banyaknya masyarakat yang stay at home mendorong kami untuk meningkatkan penjualan via online,” katanya.

Milchtee terus melakukan ekspansi dengan membuka peluang kemitraan. Nilai investasi yang ditawarkan untuk dapat membuka satu outlet sekitar Rp40 jutaan dengan masa kerjasama selama 3 tahun. Menariknya, mitra tidak dibebankan biaya royalty sama sekali. Sehingga keuntungan yang diperolah 100% akan menjadi milik mitra.

Berdasarkan perhitungan Irvan, setiap bulannya mitra dapat meraup omset mencapai Rp50 jutaan. Dengan begitu, dalam kurun waktu 2 sampai 3 bulan, mitra sudah bisa balik modal. Saat ini, Milchtee telah memiliki 4 outlet yang tersebar di wilayah Jawa Timur.

“Target kami hingga akhir tahun ini dapat membuka 3 outlet baru lagi. Dan kami berharap, Milchtee dapat terus berkembang dan semakin melekat di hati para konsumennya,” tutupnya.