Franchiseglobal.com - Siapa tak suka sosis? rata- rata banyak orang mencintai makanan tersebut, entah sebagai pelengkap bahan makan atau kini beralih menjadi cemilan gurih. Sosis kini mulai dijajahkan dengan aneka ragam penyedap rasa, penyajiannya pun bervariasi. Hal itu menjadi kenikmatan tersendiri dalam menyemil sosis. 

Potensi inilah yang membuat pebisnis terus mencium aroma sedap dari usaha camilan sosis. Bahkan tak jarang mereka langsung menawarkan kemitraan. Salah satunya Sosisologi, kedai sosis besutan Titi Pratitis Saraswati.

Ia sudah merintis usaha kedai sosis sejak 2012. Lalu beberapa tahun terakhir Titi gencar menawarkan kemitraan usaha. Kini, Titi sudah memiliki delapan gerai. Satu gerai pusat yang berada di Setrasasi Bandung dan sisanya milik mitra. Gerai mitra tersebar di Margahayu, Padalarang, Cimahi, Arcamanik, Ujung Berung, Jatinangor, dan Cihanjuang. Alamat kantor kami di Gateway Tower EB LG 1.03 Jl Ahmad Yani 669 Bandung.

"Kami menawarkan kerjasama kepada para mitra sebagai investor pasif. Artinya, segala urusan pengoperasian Sosisologi menjadi pekerjaan dari pihak pusat," ujar Titi sebagaimana dikutip melalui KONTAN.

Ada tiga paket investasi yang ia tawarkan. Pertama, paket silver seharga Rp 250 juta untuk luas kedai minimal 20 m; kedua paket gold senilai Rp 300 juta (minimal luas kedai 50 m); Dan ketiga paket platinum dengan luas kedai minimal 75 m yang dipatok sebesar Rp 350 juta.

Dengan modal terebut, mitra bakal mendapat ragam fasilitas yang terbilang lengkap. Mulai dari presentasi bisnis, survei lokasi, promosi, renovasi, bahan baku, pendampingan bisnis dan lainnya.

Saat beroperasi, kedai Sosisologi bisa menyajikan 25 menu - 50 menu berbasis sosis dengan harga sekitar Rp 10.000–Rp 20.000 per porsi. Dengan kondisi tersebut, Titi menargetkan setiap kedai sosis ini bisa meraup omzet antara Rp 1,5 juta sampai Rp 3 juta per hari, yang setara Rp 45 juta sampai Rp 90 juta per bulan. Setelah dipotong ragam biaya operasional, maka mitra bisa balik modal dalam hitungan kurang dari satu tahun saja.

Dengan simulasi usaha tersebut, Titi optimistis tawaran kemitraan Sosisologi bakal mendapat respon positif. Ia pun menargetkan sampai akhir tahun ini bisa menjaring hingga 24 mitra bisnis lagi. "Kami juga berencana masuk ke pusat belanja," tutupnya.