Sesuai dengan nama brandnya, Wahyu adalah pemilik DPW yang ia dirikan sejak 3 Agustus 2015 silam. Pada akhir 2015, DPW pun mulai difranchisekan. Hingga saat ini, total outletnya sudah ada 34 outlet milik mitra dan 1 outlet milik internal DPW.

“Kenapa kita franchisekan, karena menu yang kita sajikan disini (DPW-red) itu beda dengan bisnis yang lain, serta original menu tradisional kita pertahankan,” ujar Wahyu dalam keterangan resminya yang diterima Franchiseglobal.com, Selasa (10/7/2018).

DPW sendiri fokus menyajikan menu khas tradisional Indonesia seperti aneka kremesan ayam goreng,ikan tawar dan ikan laut yang disajikan dengan sambal teri medan asli dengan ditambah lalapan berupa labu siam rebus.

Adapun menu andalan di DPW adalah ayam goreng kremes dengan harga paket Rp20 ribuan dan juga ikan nila kremes dengan harga paket Rp25 ribuan.

“Rasa enak dan sambal yang beda akan kita pertahankan sebagai identitas DPW,” kata Wahyu.

Pada Senin (9/7/2018) kemarin, Wahyu baru saja meresmikan DPW cabang Karang Tengah yang sekaligus menjadi cabang ke-34. Di cabang barunya ini, Wahyu tetap menonjolkan sisi sambal teri medan miliknya.

“Notabennya di bisnis penyetan hanya DPW yang punya dan harapannya agar DPW bisa diterima sebagai simbol kuliner disana,” katanya.

Terkait dengan peluang usahanya, DPW menawarkan nilai investasi yang terbagi dalam 3 kategori yaitu Paket Rp30 juta All-in (khusus DKI Jakarta), Paket Rp45 juta All-in (khusus Depok, Bekasi, Bogor, dan Tangerang) dan Paket Rp65 juta All-in (khusus luar kota). Rata-rata para mitra DPW bisa balik modal kurang dari setahun. [ded]