Melihat potensinya sangat besar, akhirnya banyak pelaku usaha barbershop yang bermunculan. Salah satunya adalah Barbershop Best besutan Bhakti Desta Alamsyah asal Bandung. Sejak pertama berdiri di 2016, bisnis barbershop miliknya pun langsung membuka peluang kemitraan.

Ada tiga paket investasi yang ditawarkan yakni paket silver Rp125 juta untuk ukuran 25 meter, paket gold Rp150 juta untuk ukuran 50 meter dan paket platinum Rp175 juta untuk ukuran 75 meter. Konsepnya sendiri menggunakan konsep modern urban simple minimalis yang dominan dengan warna hitam dan putih, sehingga terlihat lebih berkelas.

Untuk sekali potong rambut di Barbershop Best, pelanggan dikenakan biaya potong standar sebesar Rp30 ribu. Harga tersebut belum termasuk vitamin dan pomade. Sementara jika pelanggan menjadi member, biayanya hanya Rp20 ribu saja. Untuk menjadi member, pelanggan membeli kartu member sebesar Rp500 ribu untuk masa berlaku satu tahun.

Selain itu, Barbershop Best juga memberikan pelayanan kepada pelanggan seperti free welcome drink, free meals atau snack yang antri lewat dari 30 menit, free haircut yang antri lewat dari 60 menit, dan juga delivery barberman ke rumah khusus untuk member VIP.

“Barbershop Best adalah barbershop profesional yang bisa mencukur rambut dan shaving (mencukur kumis dan janggut) dengan berbagai macam style dan juga menyediakan berbagai macam pembersihan dan perawatan rambut. Selain itu, kami juga selalu up to date terhadap style potongan rambut dan shaving,” ungkap Bhakti dalam pesan singkatnya pada Franchiseglobal.com, Kamis (27/12/2018).

Perkiraan omset dalam sebulan bisa mencapai Rp45 jutaan dengan perhitungan sebagai berikut: 5 kursi X 10 jam X 30 ribu = Rp1,5 juta X 30 hari = Rp45 juta. Dengan begitu, mitra bisa balik modal dalam kurun waktu 10 bulan.

Saat ini, Barbershop Best sudah memiliki 6 outlet yang semuanya tersebar di Bandung. [ded]