Berdiri di bawah naungan PT. Tiga Insan Abadi (TIA) sejak 7 tahun yang lalu, bisnis pendidikan Gracious Preschool pun semakin diminati oleh para investor. Apalagi bisnis pendidikan dinilai sebagai salah satu bisnis yang minim risiko dengan grafik pertumbuhannya yang selalu meningkat dibanding bisnis lainnya. Faktor itulah yang membuat para investor tertarik untuk bergabung dengan jaringan bisnis Gracious Preschool.

Untuk memperkenalkan lebih jauh lagi terkait dengan bisnis Gracious Preschool, Wong Benny selaku Direktur Utamanya mengundang para calon investor untuk mengikuti acara Business Matching yang diadakan di Gracious BSD Serpong, Tangerang, Jumat (12/10/2018). Bertajuk ‘Ngopi Sore’, acara ini akan diisi oleh consulting terkemuka yang berorientasi kepada pengembangan brand & bisnis di Indonesia, yakni Tri Raharjo. Selain menjabat sebagai Chairman TRAS N CO Indonesia, beliau juga merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia (WALI).

“Jadi hari ini kita agendanya lebih kepada business matching kepada calon franchisee khusus. Temanya mengupas tentang kenapa sih harus berbisnis dengan Gracious,” ujar Wong Benny saat dihubungi wartawan Franchiseglobal.com lewat sambungan telepon.

“Tujuannya, kita ingin membahas ke arah yang lebih serius lagi dari pertemuan kemarin di pameran franchise. Karena disana kan waktu kita terbatas. Kalau di pameran itu kan melihat peluangnya. Nah kalau ini kita ingin mereka melihat nyata kurang lebih seperti apa sih gambaran di sekolah dengan project nyata yang kami undang langsung di sekolahan,” terangnya.

Menurut Wong Benny, alasan dirinya memilih Tri Raharjo sebagai pembicara di acara Business Matching kali ini adalah selain berpengalaman dalam melihat peluang-peluang bisnis franchise, Tri Raharjo juga menjabat sebagai Sekjen Perhimpunan WALI. Sehingga pengalamannya dalam bisnis franchise tidak diragukan lagi.

“Disini kita akan bicara bisnis jangka panjang. Tujuannya juga yang pertama untuk menjalin silaturahmi antar para franchisee. Kedua sesama franchisee itu mereka harus punya visi dan misi yang sama dengan franchisornya dan yang ketiga adalah mengetahui aturan-aturan terkait dengan cara menjalankan bisnis ini,” katanya.

Menurut Wong Benny, sedikitnya ada tujuh calon franchisee terpilih yang diundang untuk mengikuti acara Business Matching ini. Mereka ada yang datang dari Jakarta, Bandung, Pekan Baru dan beberapa kota lainnya.

“Acara kita ini ekslusif. Jadi orang yang punya titik dan niat untuk buka titik kita undang. Bukan berarti orang yang tidak punya titik tidak kita undang ya. Karena ini lebih kepada pembicaraan lebih lanjut pada project bisnisnya,” tutup Wong Benny.

Silakan klik Gracious Preschool & Kindergarten untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya atau Anda juga bisa mengunjungi website resminya di www.graciouspreschool.com. [ded]