Meski masih tergolong baru di Indonesia, tapi jasa kurir yang satu ini sudah punya nama khususnya di pasar Asia Tenggara seperti Singapore, Malaysia, Vietnam dan juga Thailand. “Hampir seluruh Asia Tenggara sudah kita rajai. Dan salah satu ekspansi bisnis besarnya ada di Indonesia,” ujar Event Marketing Specialist Ninja Xpress, Fikri Hilman saat ditemui wartawan Franchiseglobal.com di pameran franchise di Jakarta baru-baru ini.

Di negara asalnya sendiri (Singapore-red), Ninja Xpress lebih dikenal dengan sebutan Ninja Van. Hal ini dikarenakan dalam pengiriman barang kerap dilakukan menggunakan mobil van. “Selanjutnya kita ekspansi luas, kita menyebar ke seluruh wilayah Asia Tenggara dan berubah namanya menjadi Ninja Xpress,” katanya.

Ninja Xpress di Indonesia baru berdiri sekitar dua tahun yang lalu, tepatnya di tahun 2016. Kemudian di tahun 2018 ini, Ninja Xpress mulai menawarkan kemitraan. Nilai investasi yang dibutuhkan sebesar Rp15 juta dengan rincian Rp10 juta untuk dana deposit dan Rp5 juta untuk biaya pendaftaran dan pembelian fasilitas yang dibutuhkan.

“Kalau dana deposit itu nanti bisa dikembalikan ketika mitra sudah tidak bekerjasama lagi dengan Ninja Xpress,” katanya lagi.

Saat ini, Ninja Xpress telah memiliki 500 gerai yang tersebar di Pulau Jawa dengan target di tahun 2019 mencapai lebih dari 3000-an gerai.

“Kita masih membuka peluang yang sangat besar dan kita masih fokus untuk di Pulau Jawa,” tutupnya. [ded]