JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Waralaba kebab asal Indonesia, Baba Rafi terus melakukan ekspansi bisnisnya di luar negeri. Terbaru, bisnis kebab yang dinahkodai Hendy Setiono ini membuka jaringannya di India dengan menggandeng salah satu perusahaan di negara yang dijuluki Anak Benua itu sebagai pemegang lisensi waralabanya.

Hendy berharap, langkah ekspansi ini dapat menjadi langkah positif dan menjadi kesempatan baru bagi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pasar di seluruh dunia. “Meski sempat tertunda cukup lama karena pandemi, tapi kami bersyukur sekali karena kami masih diberikan kepercayaan dan kesempatan untuk melebarkan sayap dan menambah gerai internasional kami di India,” kata Hendy dalam siaran persnya.

Dia mengungkapkan India merupakan negara dengan populasi terbesar kedua di dunia, dan merupakan pasar yang sangat besar untuk bisnis makanan. Selain itu, lanjutnya karakteristik demografi masyarakat India hampir sama dengan masyarakat di Indonesia.

“Kondisi tersebut membuat perusahaan yakin bahwa produk Baba Rafi dapat diterima di India dan bisnis Baba Rafi dapat berkembang pesat di India,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu partner Baba Rafi di India, Suman Mondal, mengungkapkan berencana membuka outlet hingga mencapai 100 unit. Dia juga berharap dapat membawa Baba Rafi menjadi brand kebab terbesar di India dengan membuka lebih banyak outlet tidak hanya di kota-kota besar di India, tapi juga kota-kota yang tengah berkembang di sekitar.

Kendala perbedaan selera masyarakat lokal selalu menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis-bisnis kuliner yang hendak mengembangkan bisnisnya di luar negeri. Namun hal ini dapat diatasi dengan baik oleh Baba Rafi Group. Salah satunya dengan mengganti bahan baku utama dengan daging ayam dan daging kambing. Saus dan bumbu yang digunakan pun juga disesuaikan dengan lidah masyarakat setempat tanpa menghilangkan cita rasa dan karakter khas kebab Baba Rafi.

Salah satu menu yang diunggulkan yang menjadi menu signature di India ialah kebab dengan tortilla hitam, atau yang biasa disebut dengan black kebab. Menu ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat India. Selain warna yang unik, banyak manfaat yang terkandung dalam charcoal yang menjadi salah satu bahan dalam pembuatan blackkebab.

Kebab Turki Baba Rafi pertama kali dirintis oleh Hendy Setiono di tahun 2003 di Surabaya, Indonesia yang saat itu hanya berupa gerobak dorong biasa. Seiring berjalannya waktu, di tahun ke-17-nya Baba Rafi telah memiliki 1300 outlet di 10 negara termasuk Indonesia. Gerai pertama Baba Rafi di India telah dibuka pada 4 Desember 2020 lalu. Lokasi pertama yang dipilih adalah di kota Kolkata, dan akan mengusung merek CONTAINER KEBAB BY BABA RAFI sebagai salah satu sub-brand Baba Rafi Group.