Manager Marketing Naaa.. si Bekti, Andre Sulistiono mengatakan konsep resto yang digunakan adalah konsep milenial dengan marketing unlimited, asalkan yang diperjualbelikan memiliki rasa enak.

“Kita sudah melakukan survei, masyarakat kita lebih mengedepankan makanan yang berkualitas dan murah. Sehingga makanan yang Naaa.. Si Bekti tawarkan cukup murah dengan menu nasi dan lauk dihargai Rp20 ribu, apalagi ditambah bonus cashback,” katanya kepada Franchiseglobal.com di Pameran Franchise 2019 yang digelar sejak 22-24 Maret di Balai Kartini, Jakarta.

Franchise Indra Bekti ini baru berdiri sejak dua bulan, dengan kantor pusat di Petojo, Jakarta Pusat. Adapun outlet pertama yang akan dilaunching di Poris, Tanggerang pada, 1 Mei 2019. Peluang untuk bergabung menjadi mitra masih terbuka lebar.

Nantinya mitra akan diarahkan untuk menggunakan Go- Jek dan Go- Pay salah satu cara transaksi kepada pelanggan. Mitra juga akan diberikan garansi, salah satunya dengan memberikan jarak radius 4-5 km agar saling menguntungkan.

“Kita juga akan survei lokasi apabila kita rasakan tidak menguntungkan bagi franchise maka tidak akan izinkan buka outlet di sana. Kita akan berikan garansi kepada franchise jualannya mudah diserap masyarakat dan memberikan profit,” ujar Andre.

Bagi anda yang ingin bergabung, Naaa.. Si Bekti memiliki nilai investasi keseluruhan Rp600 juta selama 5 tahun dan royalty fee- nya hanya 5 % , serta turnover Return On Invesment (ROI) hanya dalam waktu satu tahun. Adapun Kopi Bekti nilai investasinya hanya Rp200 juta penggunaan selama 3 tahun.

“Kita tidak mementingkan konsepnya harus ruko, yang penting shop front nya besar meskipun itu di rumah asalkan di jalan raya dan ramai orang berlalu- lalang. Target launching di Poris Tanggerang, ada permintaan di Medan, Pekanbaru dan harapannya akan ada banyak mitra yang bergabung,” pungkasnya. [hfz]