Franchiseglobal.com – Bisnis franchise di Indonesia kian berkembang, bahkan hal tersebut menjadi daya tarik merk usaha luar negeri untuk melebarkan marketnya ke Indonesia. Hal itu terungkap di pameran Franchise & License Expo Indonesia 2019, salah satu brand asal Malaysia yang sempat diinterview oleh Franchiseglobal.com adalah Myeong Dong, sebuah resto yang menjajakan menu Topokki makanan khas Korea.

Vincent Lua selaku Chief Executive Officer Myeong Dong Topokki mengatakan bisnisnya berdiri di tahun 2014, hingga kini di negara asalnya Myeong Dong telah memiliki 30 outlet. Artinya dalam setiap tahun setidaknya 6 outlet dapat berdiri, perkembangan itu menjadi bukti bahwa merk usaha ini diterima oleh masyarakat.

“Myeong Dong bisa booming di negara asalnya, maka pasti akan lebih booming di Indonesia. Produk kami Imagenya Korea tetapi rasanya rasa Asia, bahkan every one can eat. Untuk inovasi menu pun kita adakan setiap bulannya,” katanya di saat disambangi di booth Myeong Dong kala pameran Franchise & License Expo Indonesia, Jumat, (13/8/2019).

Dari sisi menu, ada main corse dan street food. Menu main corsenya terbilang murah dengan harga RM 18.7 atau RM 19.9, namun konsumen sudah mendapatkan porsi yang besar. Sebab Myeong Dong Topokki hadir  dengan konsep menu yang enak, porsi besar dan harga murah. Hal inilah yang membuat gerai Myeong Dong selalu ramai dikunjungi oleh konsumen.

“Konsumen cukup pesan satu menu, maka sudah mendapatkan paket yang lengkap. Uniknya lagi Myeong Dong memadukan menu Korea seperti Tteokbokki (tteok dari tepung beras yang dimasak dalam bumbu gochujang yang pedas dan manis) atau Kimchi dengan menu khas Malaysia yakni teri kacang dan tambahan vegetable salad. Artinya dalam satu menu, konsumen mendapatkan banyak varian yang membuat konsumen tidak merasa bosan,” ungkapnya.

Master Franchise untuk Indonesia, Andi Antoni mengatakan target opening pertama Myeong Dong di Indonesia akan menjadi mercusuar. Demi mencapai sukses di opening perdana nanti maka diharapkan Myeong Dong dapat hadir di mall- mall favorit makan. Antara lain mall yang menjadi target adalah di Mall Kota Casablanca, Kelapa Gading, Senayan City dan Pondok Indah Mall.

“Kita harap pihak mall dapat menerima Myeong Dong, sebab di opening perdana nanti bahkan Menteri Perdagangan Malaysia dan Duta Besar Malaysia di Indonesia bersedia untuk hadir. Sehingga hal ini menjadi nilai unik bagi mall dengan mendatangkan Myeong Dong,” terangnya.

Bagi anda yang berminat untuk membuka peluang bisnis Myeong Dong, nilai investasinya sebesar  20.000 USD untuk 6 tahun, dengan dikenakan royalty fee 5% dari gross profit marginnya. Hitungan ini untuk konsep lengkap full resto. Di satu sisi, Myeong Dong juga membuka peluang kemitraan yang hendak mengambil investasi di street foodnya saja atau konsep grab food.

“Di bawah PT. Prima Utama Rasa, dengan motto every one can eat maka kita tidak membatasi Myeong Dong hanya ada di mall- mall saja, tetapi nanti juga dapat dijumpai di ruko- ruko tertentu,” katanya.

Andi menargetkan di tahun 2019 ini harapannya gerai Myeong Dong sudah dapat hadir menyapa masyarakat Indonesia. [hfz]