Hal ini disampaikan oleh Business & Development Manager Pempek Farina, David Christian saat dihubungi Franchiseglobal.com via telepon, Senin (9/7/2018). Menurutnya, Akademi Farina yang rencananya baru akan dimulai pada Agustus 2018 nanti itu khusus untuk melatih para mitra dan juga karyawannya.

Baca juga: Terbukti Berjaya di Surabaya, Ini Besaran Nilai Investasi Pempek Farina

“Saat ini tempatnya sudah direnovasi, kurikulumnya juga sudah dibuatkan. Nanti untuk mitra kita kasih pelatihan masuk ke kelas akademik,” ujarnya.

Akademi Farina sendiri didirikan hanya di Surabaya. Sementara apabila ada mitra dari luar Surabaya, misalnya Jakarta, maka nantinya akan dibuat pelatihan di kota tersebut.

David berharap Pempek Farina bisa berjalan mengikuti sesuai dengan misinya, yaitu bisa mengangkat kekayaan kuliner Indonesia hingga ke mancanegara.

“Mimpinya, Presiden Amerika bisa makan Pempek Farina,” kata david.

Baru-baru ini, Pempek Farina telah meresmikan dua cabang barunya di Surabaya, yaitu di Kedung Cowek dan di Ciputra World.

Baca juga: Pempek Farina Buka 2 Cabang Baru di Surabaya

Terkait dengan peluang usaha yang ditawarkan, Pempek Farina mematok nilai investasi di angka Rp150 juta sampai Rp315 juta, untuk masing-masing konsep yaitu konsep food court dan konsep ruko.

Selain Pempek Farina, ada juga Pempek Bujang Tuo. Dimana nilai investasinya berkisar di angkat Rp25 juta sampai Rp40 jutaan. Konsep yang baru berjalan sekitar dua bulan lalu ini dibangun untuk konsumen kelas bawah dengan bermain di pujasera dan gerobak-gerobak.

Silakan klik Pempek Farina untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. [ded]