Franchiseglobal.com – Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Levita Supit mengatakan bahwa perkembangan bisnis waralaba sampai saat ini masih terus berkembang.

“Peluangnya masih besar, cuma daya beli masyarakat sekarang agak menurun,” terang Ita (sapaan akrab Levita Supit-red) saat berbincang dengan wartawan Franchiseglobal.com di sela-sela acara buka puasa bersama di kantornya, di kawasan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Kamis (31/5/2018).

Ita menambahkan daya beli masyarakat tidak mengalami penurunan yang signifikan, sehingga masih bisa dikatakan berimbang dengan peluang yang ada.

“Orang paling cuma pindah grade-nya aja. Dimana tadinya dia belanjanya di kelas A turun ke kelas B, tadinya di kelas B turun ke kelas C. Kan paling cuma seperti itu aja,” katanya.

Sementara untuk peluang, kata Ita masih terbuka sangat lebar, khususnya untuk kategori F&B.

“Khusus untuk makanan itu gak ada matinya. Kita perhatikan selama bulan puasa ini, yang namanya bisnis restoran itu pasti akan penuh terus,” kata Ita.

Ita memberikan gambaran pada bisnis restoran yang dia punya. Menurutnya, selama bulan puasa, restorannya mengalami peningkatan omzet yang cukup signifikan.

“Saya memiliki beberapa restoran, biasanya pada saat puasa itu omzet kita paling tinggi selama satu tahun,” pungkasnya. [ded]