JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM - Hanya dalam hitungan bulan, hampir semua bisnis terdampak negatif dari pandemi virus corona yang masih berlangsung hingga saat ini. Mengamati situasi ini, Pelaku bisnis harus mampu mencari setiap peluang yang muncul. Dalam hal ini, salah satu sektor bisnis yang dinilai tahan krisis, antara lain, usaha jasa pendidikan dan pelatihan.

Momentum krisis tak menghentikan laju perkembangan sektor jasa pendidikan dan pelatihan di berbagai belahan bumi manapun terlebih kepada bisnis pendidikan anak-anak. Pasalnya, kebutuhan untuk anak belajar adalah sesuatu hal yang harus untuk terus dilakukan untuk masa depan dan kondisi yang lebih baik.

Berikut ini adalah tips bagi pelaku bisnis di bidang pendidikan, bagi Anda yang akan berencana memulai maupun yang sudah menjalankan bisnis pendidikan sehingga bisa bersaing di era ini.

  1. Pembelajaran online

Saat Anda membuka pembelajaran online tentunya Anda harus membuat pembelajaran dengan modul ataupun konten yang menarik sehingga murid-murid mendapatkan kualitas pembelajaran yang tidak kalah dengan pembelajaran offline. Momentum layanan online juga harus dipakai untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan membuat pembelajaran menjadi lebih fleksibel dan yang perlu diperhatikan juga mengenai platform yang akan di pakai nantinya dalam melaksanakan pembelajaran online ini sehingga platform yang dipakai haruslah yang bersahabat bagi para murid maupun calon konsumen Anda

  1. Kenali Kebutuhan konsumen

Anda perlu membaca apa yang saat ini dibutuhkan orangtua dan murid, hal ini penting untuk nantinya mengelola perencanaan strategi yang akan dilakukan. Pada bisnis pendidikan, pembacaan mengenai trend analisa seperti: kurikulum pembelajaran, metode pengajaran, waktu pembelajaran, daya beli, perbedaan dengan institusi lain tentunya merupakan faktor yang harus diperhatikan.

  1. Melakukan Marketing Digital

Pebisnis di bidang edukasi saat ini haruslah mulai paham tentang penggunaan pemasaran online, saat ini bukanlah jaman yang tepat untuk menunggu customer untuk datang melainkan saatnya untuk menjemput bola dengan bantuan media digital. Hal pertama yang perlu dimiliki adalah penggunaan website dan sosmed            seperti penggunaan design yang sesuai, hashtag & keyword yang tepat, dan ads di platform yang baik.

  1. Menerapkan Kurikulum dan Metode yang menarik

Kurikulum yang dipakai haruslah berkualitas sehingga menjadi produk yang dapat bersaing di industri serta berguna bagi murid murid mengembangkan skillnya, kurikulum haruslah melalui pengujian terlebih dahulu sebelum di luncurkan ke pasaran, sehingga hasilnya maksimal.

Selain kurikulum, metode pengajaran merupakan indikator kualitas pendidikan. Kurikulum sebaik apapun tidak akan berguna jika tidak bisa disampaikan atau diajarkan dengan baik.Metode pembelajaran juga harus dilakukan kajian dari beberapa tahapan pengujian sebelum diluncurkan ke pasar.

  1. Brand yang tepat

Mungkin tidak pernah terpikirkan, cara yang lebih mudah dalam menjalankan bisnis pendidikan dengan melalui bisnis franchise atau waralaba, Mengapa franchise untuk pendidikan? Pada umumnya, mayoritas brand franchise adalah brand yang sudah dikenal dengan baik oleh masyarakat. Merek dagang mereka biasanya telah memiliki konsumen dalam tipe marketnya sendiri sehingga Anda tidak perlu memikirkan terlalu keras mengenai branding dan pemasaran, disamping itu pilihlah brand yang terpercaya yang telah menggunakan kurikulum dan metode yang terbukti untuk meningkatkan kemampuan murid-murid dan berkualitas.

Kabar baiknya brand kursus Bahasa Inggris anak, I Can Read menawarkan peluang usaha  franchise di beberapa wilayah terbatas.

Untuk itu jangan lewatkan kesempatan peluang bisnis menguntungkan ini. Segera hubungi di nomor telpon +628-3899-3870-35 atau www.icanread.com untuk info lebih lanjut