Pendidikan merupakan kebutuhan manusia semenjak dirinya lahir ke muka bumi hingga menutup mata. Awalanya di Indonesia jenjang pendidikan formal di mulai dari Taman kanak- kanak (TK) hingga S3. Namun seiring dengan perkembangan zaman, kini banyak lembaga pendidikan yang muncul di luar fase tersebut.

Seperti halnya pendidikan sebelum TK baik Preschool Kindergarten, playgroup, dan lainnya. Kehadirannya jenis pendidikan Kindergarten ini memang sangat dibutuhkan para orang tua masa kini lantaran kebutuhan primary school yang semakin meningkat.

Maka tak ayal jika banyak para pelaku usaha yang saat ini berduyun- duyun ingin memiliki bisnis pendidikan. Jauh sebelum Anda membangun lemabaga pendidikan, pastikan terlebih dahulu Anda memiliki beberapa kriteria tersebut:

Diungkapkan Director Gracious Preschool & Kindergarten, Wong Benny bahwa hal pertama adalah passion. Jika Anda tidak memiliki background sarjana pendidikan tidak masalah. Namun, pastikan passion Anda sangat kuat dalam mengembangkannya.

Kedua adalah berguru dengan mentor Anda yang benar- benar paham akan dunia pendidikan. Karena Anda perlu mengurus perizinan pendirian lembaga sehingga Anda harus tahu persiapan apa saja yang perlu dilengkapi.

Ketiga adalah menentukan bagian management operasional untuk mengelola bisnis pendidikan preschool agar lebih efektif dan dikenal oleh seluruh masyarakat. “Tunjukan sisi keunggulan jasa pendidikan milik Anda yang menjadi add value dibandingkan competitor,” jelasnya.

Keempat adalah care. Perhatikan setiap kebutuhan peserta didik dengan baik. Biasnaya 1 guru hanya bisa menangani 2 hingga 3 anak. Jadi Anda perlu pastikan sarana prasana dapat menunjang tumbuh kembang anak dengan aman dan nyaman.

Pada hakikatnya menciptakan bisnis jasa pendidikan adalah misi mewujudkan generasi bangsa sejak dini yang penuh tanggung jawab. Sebab, membangun lembaga pendidikan, berarti Anda siap menjadi kepanjangan tangan orang tua.