JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Bisnis coffee shop masih dinilai sebagai salah satu bisnis yang menjanjikan. Target pasarnya yang luas membuat bisnis ini rupanya banyak digeluti oleh para pelaku usaha di Indonesia. Tak heran kalau saat ini kehadiran coffee shop semakin menjamur, mulai dari yang sederhana hingga yang mewah. Salah satunya Lamak Coffee & Shakes besutan Andre yang berpusat di Padang.

Menurut Andre, coffee shop miliknya ini pertama kali berdiri pada tahun 2018 lalu. Dimana basic konsepnya sendiri adalah coffee to go atau take away. “Target market kami menyasar pada Generasi Z atau anak-anak milenial dengan ranget usia antara 16 tahun hingga 27 tahun,” kata Andre ketika dihubungi FRANCHISEGLOBAL.COM via telepon pada Selasa (29/9).

Kemudian di awal tahun 2020, Andre mulai menawarkan peluang kemitraan bagi calon investor yang ingin membuka bisnis coffee shop miliknya. Nilai investasi yang dibutuhkan untuk dapat membuka satu gerai coffee shop dari Lamak Coffee & Shakes ini mencapai Rp95 jutaan.

Nilai tersebut diluar renovasi dan tidak ada jangka waktu dalam kerjasama ini. Di luar itu, mitra diwajibkan membayar royalty sebesar 5% dari omset yang didapat setiap bulannya.

“Untuk saat ini kami masih dalam proses pengembangan bisnis. Dan harapannya bisa membuka gerai di seluruh wilayah Indonesia,” ungkapnya.

Lamak Coffee & Shakes tidak hanya menjual minuman kopi dan cokelat saja dengan berbagai varian rasa, tapi juga ada beragam jenis makanan mulai dari cake, brownies dan lainnya. Soal harga pun cukup terjangkau, mulai dari Rp15 ribu hingga Rp25 ribuan.

So, apa ada yang tertarik menjadi mitra Lamak Coffee & Shakes?