“Saat ini kita sedang mempersiapkan untuk soft opening Kopi Oey Telkom Gatot Subroto di hari Senin, 24 Juni 2019,” kata Manajemen Kopi Oey, Suci kepada Franchiseglobal.com, Jumat, (21/6/2019).

Suci mengatakan hadirnya cabang mitra baru ini diharapkan memiliki sales yang bagus, profit bagus, sebagaimana outlet- outlet2 sebelumnya pun sudah melakukannya. Kopi Oey terus berkembang dan berinovasi, fokusnya ke depan adalah menyasar kaum milenial namun dengan konsep vintage yang masih tetap kuat.

“Di agenda soft opening ini kita buka untuk umum dan akan ada diskon all minuman 50% selama 2 minggu. Untuk tumpengan dan undang anak yatim akan dilakukan 1 bulan setelah launching,” ujarnya.

Target Kopi Oey untuk 2019 ini akan membuka outlet 3-5 lagi sampai akhir tahun. Adapun trobosan yang diberikan Kopi Oey untuk memikat konsumen adalah dengan desain interior tetep kuat di vintage namun untuk kayu- kayu warnanya jadi lebih coklat muda dove.

“Menu masih jagoin menu- menu nusantaranya, namun kita develop menu- menu kekinian juga beberapa. Menu dapat dilihat melalui Instagram https://www.instagram.com/kopioey/ atau website resmi http://kopioey.com/,” kata Suci.

Bagi pembaca yang berminat untuk membuka kedai kopi dengan konsep vintage, Kopi Oey bisa menjadi tujuan. Suci menjelaskan untuk menjadi mitra, investor dapat mempersiapkan dana investasi Rp550- Rp700 juta, nilai itu dilihat tergantung dari lokasi. Benefit yang didapat adalah outlet ukuran 120 m2 (80 kursi).

Selain itu, calon mitra juga harus menyiapkan dana lisensi fee sebesar Rp225 juta/7 tahun atau Rp300 juta/10 tahun (diluar pajak) yang harus dibayarkan lunas pada saat penandatanganan perjanjian kerjasama. Dimana dana lisensi itu sendiri tidak bisa dikembalikan.

Sistem yang ditawarkan oleh Kopi Oey adalah kemitraan. Dimana untuk pengelolaannya sendiri ada di pusat dengan sistem bagi hasil. [hfz]

Silakan klik Kopi Oey untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan Informasi lainnya