JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Klinik kecantikan Ghanisa Aesthetic & Reflexology terus melebarkan sayap bisnisnya. Setelah Malang, Banjarmasin, Riau dan Padang, bisnis besutan pasangan suami istri Deddy Purnomo dan Rifatul Minnah sejak 2014 ini kabarnya akan membuka cabang ke-9 di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) dengan calon mitra pun sudah dilakukan beberapa waktu lalu dan disaksikan langsung oleh Notaris di kantor pusat Ghanisa Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Nantinya, Ghanisa cabang baru ini akan berlokasi di Jalan Niaga Raya Kav AA3 Blok A.17 Kawasan Industri Jababeka 2, Cikarang Selatan, Kab. Bekasi, Jawa Barat.

“Beberapa waktu lalu kita sudah melakukan penandatanganan MoU dengan Pak Abee Kusuma untuk progress cabang yang di Cikarang. Beliau juga sudah membayar DP 50 persen. Jadi rencananya untuk pengerjaan akan kami mulai di bulan November dan Insha Allah kalau tidak ada halangan openingnya kami lakukan di bulan Desember,” kata pria yang juga menjabat sebagai Anggota Binmas Polres Tanah Laut ini.

Cabang Cikarang ini sekaligus menjadi cabang pertama Ghanisa di Jawa Barat. Dengan mengusung konsep Modern Classic, diyakini cabang baru ini dapat menarik perhatian pengunjung.

Nantinya, kata Deddy, apabila penjualan di Cikarang bagus, pihaknya akan menjadikan mitra tersebut master franchise. Bahkan mitranya juga berencana untuk membuka cabang lagi di Bandung apabila respon dari masyarakat positif.

“Harapannya mitra juga bisa merasakan kesuksesan dari Ghanisa dengan omset per hari bisa lebih dari Rp3 jutaan dan bisa menjaring lebih banyak reseller untuk area Jabodetabek,” tutup Deddy.

Sekadar informasi, klinik kecantikan Ghanisa Aesthetic & Reflexology telah terdaftar pada BPOM dan Kemenkes Republik Indonesia. Sehingga standar dan keamanan bagi konsumennya lebih terjamin.

Ghanisa juga masih membuka peluang kerjasama bagi calon mitra yang tertarik bergabung. Ada tiga paket yang ditawarkan yakni paket pertama Rp150 juta tanpa interior, paket kedua Rp300 juta termasuk interior dan paket ketiga Rp350 juta dengan suasana interior yang lebih premium.

Ketiga paket nilai investasi tersebut, sudah termasuk biaya lisensi sebesar Rp50 juta untuk jangka waktu 3 tahun. Sementara perkiraan omset per bulan bisa mencapai Rp90 juta dengan profit di angka Rp20 jutaan per bulan.

Kalau untuk balik modalnya sendiri tergantung dengan sewa tempat. Kalau sewa tempatnya itu di atas Rp50 juta maka kemungkinan balik modalnya setahun setengah. Kalau sewa tempatnya di bawah 50 juta, dalam setahun sudah bisa balik modal.

Namun terhitung per 1 Januari 2020 nanti, paket investasi kemitraan Ghanisa Aesthetic & Reflexology mengalami kenaikan dan berlaku untuk calon mitra baru, bukan untuk mitra lama yang ingin menambah jumlah cabang. Dimana paket satu senilai Rp200 juta (non interior), paket dua Rp350 juta (plus interior) dan paket tiga Rp750 juta (plus interior & kualitas alat non portable alias Quality Eropa).

Adapun kenaikan paket investasi kemitraan ini untuk mendukung alat-alat kecantikan dengan kualitas lebih bagus dan lebih lengkap lagi pada setiap paket yang diambil oleh calon mitra-mitranya.