“Karena saya ingin beda dan memiliki keunikan tersendiri dari kebab-kebab lain,” ujar pria yang akrab disapa Ricky ini dalam surat elektronik yang diterima Franchiseglobal.com baru-baru ini.

Menurut Ricky, kulit hitam yang menjadi ciri khas Black Kebab ini terbuat dari campuran antara kluwak (rempah khas Indonesia) dan tepung. Kluwak memiliki manfaat bagi tubuh manusia seperti menurunkan kadar kolesterol, mengandung betakarotin, zat besi, antioksidan dan mengandung vitamin A, B1 dan C.

Dalam menjalankan serta membesarkan usaha kebabnya ini, Ricky tak sendirian melainkan dibantu oleh sang istri tercinta Silvia Maycella Yufica Chandra S.T., M.T. Bersama istrinya, Ricky membuka outlet Black Kebab pertamanya di Jalan Babarsari, Sleman, Yogyakarta. Hingga kini, pria kelahiran Tulung Agung 1985 silam itu sudah memiliki 118 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Yang mendorong saya untuk menjadi seorang pengusaha karena saya ingin membuka lapangan pekerjaan kepada orang-orang yang membutuhkan pekerjaan dan karena saya tertarik dengan usaha berbau kuliner karena salah satu hobi saya adalah memasak. Saya memilih bisnis kebab karena kebab adalah salah satu makanan fastfood popular di dunia,” jelas pria lulusan S2 Magister Teknik Arsitektur Atma Jaya Yogyakarta ini.

Pinjam Uang di Bank Sebagai Modal Awal

Ricky mulai membuka usaha Black Kebab sejak ia masih duduk di bangku kuliah S2. Saat itu, orang tuanya kurang setuju dengan niatnya membuka usaha. Tapi karena keinginannya yang begitu kuat, akhirnya Ricky memutuskan untuk meminjam uang dari bank sebagai modal usahanya.

“Setelah pinjaman dari bank turun, mulailah saya membuat gerobak untuk berjualan, menyiapkan peralatan, memilih lokasi dan mulai berjualan,” papar pria yang memiliki hobi di bidang kuliner, memasak dan taveling ini.

Seiring berjalannya waktu, ia mengaku pelanggannya pun semakin banyak. Hingga akhirnya di akhir 2015, setelah ia berhasil meraup untung dari penjualan kebabnya, ia mulai menambah outlet lagi yang berlokasi di Mrican, Sleman, Yogyakarta. Kali ini ia menggunakan karyawan untuk berjualan di outlet keduanya itu.

“Walaupun di awal orang tua saya kurang setuju, tapi mereka tetap mendukung dengan cara mempromosikan Black Kebab ke teman-teman mereka,” kata anak kandung dari pasangan VF. Titus Sutrisno dan Anna Setiabudi ini seraya mengatakan keuntungan penjualan kebabnya didapat setelah 6 bulan usahanya berjalan.

Mulai Membuka Peluang Kemitraan

Selang setahun usaha Black Kebab berjalan, Ricky pun mulai membuka peluang kemitraan (pada Agustus 2016). Nilai investasi yang ditawarkan sebesar Rp25 juta, sudah lengkap dengan booth dan juga peralatan untuk berjualan kebab.

Saat itu, yang menjadi mitra Black Kebab pertama kali adalah mitra yang ada di Yogyakarta. Menurut Ricky, mereka cukup puas dengan support yang diberikan oleh Black Kebab dengan mengikutsertakannya dalam event yang dihelat di Jogja Expo Center. Selama ikut pameran 3 hari, mitranya telah meraih omset sebesar Rp31.232.500. Selain itu, ia juga memperoleh hadiah dari bank BRI senilai Rp2,5 juta. Dalam jangka waktu kurang dari 3 bulan, mitranya pun telah balik modal.

Menurut Ricky, kendala yang dihadapi saat pertama kali Black Kebab membuka peluang kemitraan adalah penyediaan bahan baku yang agak susah karena masih dikerjakan secara manual, mulai dari memilih biji kluwak yang bagus lalu memblendernya dan mencampurnya dalam adonan tepung.

Black Kebab saat ini telah memiliki 118 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Dimana 13 outlet diantaranya adalah outlet mandiri, sementara 105 outlet lainnya milik mitra.

“Black Kebab hingga saat ini masih memiliki potensi yang tinggi dengan dibuktikannya akan menambah outlet baru di Semarang, Bali dan Sumatra di bulan Juli 2019 mendatang. Untuk di Semarang akan dioperasikan outlet mandiri yang berasal dari pusat sedangkan di Bali dan Sumatra akan dioperasikan oleh mitra,” katanya.

Inovasi di 2019 dan Ikut Franchise Asia Philippines 2019

Di tahun 2019 ini, Black Kebab meluncurkan inovasi yakni berupa menu kebab baru yang belum ada di kebab lainnya dengan rasa daging yang khas dan rasa kulit kebab yang lebih gurih. Selain itu, Black Kebab juga akan unjuk gigi melalui gelaran Franchise Asia Philippines 2019 di Manila, Filipina yang didukung oleh Kedutaan Besar RI di Manila.

“Sekarang usia Black Kebab sudah 4 tahun. Kalau di tahun keempat kita sudah bisa launching ke luar negeri kenapa tidak? Apalagi Manila yang juga sebagai salah satu negara ASEAN yang memiliki rasa kuliner yang tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Sehingga kami yakin bahwa rasa Black Kebab juga akan diterima oleh masyarakat Filipina,” ujar Ricky.

Selain itu, Black Kebab juga telah meraih berbagai penghargaan. Sedikitnya ada 24 penghargaan skala nasional yang berhasil diraihnya yakni:

  1. Top Low Cost Franchise 2016
  2. Anugerah Wirausaha Indonesia 2016
  3. The Most Favourite Food 2017
  4. Startup Franchise Award 2017
  5. Indonesia Most Recommended Business Award 2017
  6. Indonesia Franchise Marketing Award 2017
  7. The Hottest Business Award 2017
  8. Waralaba Kebab Hitam Pertama di Indonesia 2017
  9. Franchise Award Excellent Quality Winner 2017
  10. The Best Choice Satisfaction Customer 2017
  11. Penghargaan Franchise Terbaik Indonesia 2017
  12. Penghargaan Indonesia Platinum Business&Franchise Business Opportunity Best Seller 2018
  13. The Best Quality Service&Customer Satisfaction of The Year 2018
  14. Best in Indonesia Franchise Award 2018
  15. Product&Brand Award Winner 2018 kategori Highly Recommended Kebab in Quality Taste
  16. The Best Franchise Company in Quality Product of The Year 2018
  17. Excellent Innovation in Consumer Product&Services of The Year 2018
  18. Indonesia Digital Popular Brand Award 2018
  19. The Best Entrepreneur and Product Award 2018
  20. The Best Quality Product Highly Recommended of The Year 2018
  21. Best Creative and Innovative Product in Costumer Service Satisfaction of The Year 2018
  22. Anugerah Kuliner Terfavorit 2018
  23. Top Choice Award 2018
  24. The Best Franchisee 2019

Bagi yang tertarik untuk menjadi mitra Black Kebab, siapkan dana sebesar Rp35 juta sampai Rp70 jutaan untuk masa kerjasama 5 tahun. Adapun benefit yang diberikan berupa promo kebab gratis saat opening serta banyak alternative jaringan pengiriman barang support promosi melalui sosial media, dan juga konsultasi bisnis gratis.

Ricky memperkirakan omset yang bisa didapat mitra setiap bulannya bisa mencapai Rp16 juta sampai Rp50 jutaan dengan perkiraan balik modal 1-1,5 tahun. [ded]