JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Sukses di usia muda tentunya menjadi dambaan bagi semua orang. Meski untuk mencapai ke level tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi semua orang memiliki peluang dan kesempatan yang sama. Artinya, semua orang bisa menggapai kesuksesannya di usia muda. Selama ada kemauan dan usaha, pasti Tuhan akan kasih jalan.

Hal itulah yang terjadi pada FX. Ricky Ferdinan Sutrisno S.T., M.T. Di usianya yang masih terbilang muda, pria asal Yogyakarta itu telah menjadi pengusaha sukses di bisnis kebab dengan label Black Kebab. Hingga kini, bisnis kebab yang ia dirikan pada 2015 lalu itu telah memiliki sekitar 210 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

Namun siapa sangka, untuk bisa mencapai ke level seperti sekarang, Ricky telah melalui banyak rintangan. Karena niatnya membuka usaha tak mendapat restu orang tua. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk meminjam uang dari bank sebagai modal awal usahanya.

“Setelah pinjaman dari bank turun, mulailah saya membuat gerobak untuk berjualan, menyiapkan peralatan, memilih lokasi dan mulai berjualan,” papar pria yang memiliki hobi di bidang kuliner, memasak dan taveling ini.

“Walaupun di awal orang tua saya kurang setuju, tapi mereka tetap mendukung dengan cara mempromosikan Black Kebab ke teman-teman mereka,” tambahnya.

Dalam menjalankan serta membesarkan usaha kebabnya ini, Ricky tak sendirian melainkan dibantu oleh sang istri tercinta Silvia Maycella Yufica Chandra S.T., M.T. Bersama istrinya, Ricky membuka outlet Black Kebab pertamanya di Jalan Babarsari, Sleman, Yogyakarta.

Seiring berjalannya waktu, ia mengaku pelanggannya pun semakin banyak. Hingga akhirnya di akhir 2015, setelah ia berhasil meraup untung dari penjualan kebabnya, ia mulai menambah outlet lagi yang berlokasi di Mrican, Sleman, Yogyakarta. Kali ini ia menggunakan karyawan untuk berjualan di outlet keduanya itu.

“Yang mendorong saya untuk menjadi seorang pengusaha karena saya ingin membuka lapangan pekerjaan kepada orang-orang yang membutuhkan pekerjaan dan karena saya tertarik dengan usaha berbau kuliner karena salah satu hobi saya adalah memasak. Saya memilih bisnis kebab karena kebab adalah salah satu makanan fastfood popular di dunia,” jelas pria lulusan S2 Magister Teknik Arsitektur Atma Jaya Yogyakarta ini.

Kenapa Black Kebab?

Bagi pecinta kebab, nama Black Kebab tentu sudah tak asing lagi di telinga. Karena sejah kehadirannya pada 2015 lalu, kebab yang identik dengan kelir hitam itu langsung berhasil mencuri ceruk pasar kebab di Indonesia, bahkan sampai saat ini.

“Yang menarik dari Black Kebab ini adalah warnanya yang hitam. Sehingga tampil beda dan memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan kebab lain pada umumnya,” jelas Ricky.

Menurut Ricky, kulit hitam yang menjadi ciri khas Black Kebab ini terbuat dari campuran antara kluwak (rempah khas Indonesia) dan tepung. Dimana kata Ricky, kluwak sendiri memiliki manfaat bagi tubuh manusia seperti menurunkan kadar kolesterol, mengandung betakarotin, zat besi, antioksidan dan mengandung vitamin A, B1 dan C.

Terkait dengan pengembangan bisnisnya sendiri, Ricky menawarkan bisnis kebabnya ini kepada calon investor dengan sistem waralaba sejak tahun 2016 lalu. Update paket waralaba yang ditawarkan saat ini yakni paket Rp20 juta, paket Rp25 juta, paket Rp40 juta dan paket Rp70 juta. Setiap mitra diwajibkan membayar royalti sebesar Rp250 ribu setiap bulannya.

Di tahun 2019 lalu, Black Kebab telah berhasil meluncurkan inovasi yakni berupa menu kebab baru yang belum ada di kebab lainnya dengan rasa daging yang khas dan rasa kulit kebab yang lebih gurih.

Tak hanya itu, bahkan di tahun yang sama, Black Kebab juga telah berhasil menginjakkan kakinya di Filipina dan Hong Kong melalui gelaran Franchise Asia Philippines 2019 dan Franchise Asia Hong Kong 2019.  

Selain itu, Black Kebab juga telah berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi. Sedikitnya ada 29 penghargaan, yaitu 26 penghargaan nasional dan 3 penghargaan internasional. Terbaru, Black Kebab berhasil menyabet penghargaan tahunan dari Small Medium Enterprise (SME) 100 Award 2020. Penghargaan ini mengidentifikasi dan mengakui perusahaan dengan pertumbuhan terpesat di Asia yang berfokus pada pertumbuhan (omset, laba dan saham) serta keuletan (norma, keberlanjutan dan visi terbaik).

Black Kebab didapuk menjadi salah satu bisnis franchise kuliner dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia atau Indonesia’s Fast Moving Companies. Black Kebab dianggap telah berkembang pesat dan melakukan inovasi yang luar biasa.