Franchiseglobal.com - Usaha Air Minum Biru bermula di Surabaya tgl. 22 Mei 2002 dengan mengusung filosofi "Memberikan Kemudahan Hidup Melalui Penyediaan Air Minum yang Sehat, Berkualitas Terbaik, dengan Biaya Ringan”. Dengan format Depo Air Minum Isi Ulang (DAM) dan mengedepankan penguasaan teknologi unggulan, filosofi tersebut telah ‘hidup’ dalam melayani berbagai kelompok masyarakat, terlepas dari batasan strata kemampuan ekonomi. Karena ... air adalah kebutuhan semua orang, demikian juga dengan kualitas terbaik dan biaya ringan !

Founder & CEO PT. Biru Semesta Abadi - Ir. Yantje Wongso mengatakan pada penghujung tahun 2006, Franchise Air Minum Biru dan PT. Biru Semesta Abadi sebagai organisasi Pemberi Waralaba (Franchisor), memulai satu langkah untuk merealisasikan pengembangan ide Air Minum Biru sehingga dapat dinikmati oleh kalangan yang lebih luas dari masyarakat pelanggan, pekerja, maupun pengusaha.

"Franchise Depo Air Minum Biru mempunyai visi “Tumbuh Memimpin Pasar Air Minum Isi Ulang Melalui Penerapan Prinsip-prinsip Bisnis dan Kemanusiaan yang Benar”. Sebuah visi akan peran aktif berkontribusi terhadap efisiensi nasional dalam memanfaatkan sumber daya ekonomi dan sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat luas yang lebih baik," kata Yantje kepada Franchiseglobal.com melalui email, Senin, (5/8/2019).

Gerai BIRU sendiri telah mencapai 86 gerai yang tersebar di kota Bandung, Bekasi, Balikpapan, Cirebon, Depok, Gresik, Jakarta, Malang, Surabaya, Sidoarjo, Semarang, Tangerang, Yogyakarta, Tangerang Selatan, Tasikmalaya, dan Menado

Gerai BIRU yang dimiliki oleh franchisee sampai akhir Juli 2019 tercatat 313 gerai yang tersebar di kota Bandung, Bekasi, Bogor, Blitar, Balikpapan, Cimahi, Cirebon, Demak, Depok, Gresik, Jakarta, Malang, Purwakarta, Surabaya, Sidoarjo, Semarang, Tangerang, dan Tangerang Selatan, dan Menado.

Yantje menjelaskan saat ini jumlah Franchisee BIRU yang memiliki lebih dari satu outlet sebanyak 153 orang. Jumlah gerai terbanyak yang dimiliki satu franchisee BIRU adalah 25gerai.

"Target total gerai sampai akhir tahun sebesar 433 gerai dan sampai akhir bulan Juli 2019 Gerai BIRU sudah mencapai 399 gerai. Kita mencari lokasi usaha yang tepat yakni berada dalam wilayah dengan populasi penduduk yang tinggi, yaitu di perkotaan," tuturnya.

Bagi pembaca yang berminat berinvestasi Biru. Sebagai informasi konsep bisnis Depo Air Minum Biru hanya satu yaitu waralaba depo air minum Biru dengan konsep pengelolaan aktif oleh franchisee. Usaha depo air minum Biru harus dikelola secara aktif oleh franchisee.

Namun demikian salah satu fitur yang menarik dari franchise Biru adalah bahwa pengelolaan yang dimaksud adalah pengelolaan yang membutuhkan waktu minimal. Secara umum disyaratkan kunjungan franchisee ke gerai minimal 1 jam setiap harinya, dengan jadwal bebas/fleksibel dari jam 8 pagi (pembukaan toko) sampai dengan jam 8 malam (penutupan toko). Kunjungan franchisee diperlukan untuk melihat, mengelola, dan ber-relasi dengan operator gerai maupun dengan pelanggan.

"Nilai investasi diluar lokasi dan renovasi bangunan adalah Rp. 479.260.000, Nilai investasi BIRU meliputi imbalan waralaba, biaya start-up usaha dan sewa mesin ozon. Biaya investasi diatas adalah untuk mempersiapkan semua peralatan dan operasional gerai sehingga siap beroperasi (start-up cost)," ujarnya.

Adapun untuk imbalan waralaba BIRU saat ini adalah Rp. 80.000.000,- (belum termasuk PPN), dibayarkan satu kali pada saat penandatanganan perjanjian waralaba untuk jangka waktu perjanjian waralaba 10 tahun.

Untuk royalty fee atau imbalan manajemen BIRU adalah sebesar 9% (belum termasuk PPN) dari penjualan Gross Air Minum yang dibayarkan setiap bulan, dibayarkan pada saat penjualan harian mencapai 150 botol galon.

"BEP usaha franchise secara umum adalah separo dari jangka waralaba, jadi berkisar 5 tahun. Faktor variasi besaran dana awal yang diperlukan bergantung pada biaya lokasi dan biaya renovasi," tutupnya. [hfz]

Klik link berikut untuk info lebih lanjut https://www.franchiseglobal.com/depo-air-minum-biru.html