Kemitraan Bisnis Klinik Kecantikan dewasa ini memang sedang mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Pasalnya, saat ini kecantikan bukan hanya berbicara mengenai kesehatan semata. Melainkan sudah menjadi gaya hidup atau life style. Dan demand-nya tidak hanya berpusat di kota-kota besar saja, akan tetapi sudah merambah hampir ke seluruh daerah di Indonesia.

Alhasil, beberapa merek bisnis kecantikan cukup masif mengembangkan gerainya. Apalagi bagi mereka yang menggunakan konsep franchise maupun kemitraan sebagai salah satu strateginya mengembangkan gerai. Salah satu merek yang menggunakan konsep tersebut adalah VZ Skin Care. Dengan motivasi untuk mengutamakan keberhasilan bagi mitra-mitranya, VZ Skin Care mampu mengembangkan puluhan klinik di berbagai kota di Indonesia.

“Waralaba VZ Skin Care adalah sebuah klinik kecantikan dibawah PT. Pesona Putri Indonesia, yang bergerak di bidang perawatan kulit wajah dan tubuh, dengan dibawah pengawasan dokter estetik yang terlatih dan bersertifikat, dan menyediakan produk berkualitas. Dengan visi dan misi yang ada, VZ Skin Care bertekad terus melebarkan sayap dan menciptakan kulit sehat dan cantik yang menjangkau seluruh daerah di Indonesia,” ungkap dr. Novira Pateh, Direktur VZ Skin Care.

Kemitraan Bisnis Kecantikan VZ  Skin Care memang menggunakan sentuhan yang berbeda untuk menggaet mitra-mitranya. Merek yang pertama kali didirikan oleh dr. Juliana Pateh ini lebih mengutamakan keberhasilan mitra, dengan berusaha membantu mitra semaksimal mungkin. Terutama dalam hal membantu menggelola klinik, promosi, juga pengembangan ilmu yang terus di-update setiap tahunnya.

Di sisi lain, dari segi pelayanan mereka mengutamakan keberhasilan perawatan pasien tanpa harus membayar dengan harga yang tinggi. Dari segi bisnis, merek yang berdiri tahun 2006 dan mulai di mitrakan pada tahun 2007 ini mengajarkan mitra untuk membangun klinik kecantikan tanpa mewajibkan mereka untuk membayar royalty fee dan franchise fee.

Lalu, berapa nilai investasi yang dibutuhkan untuk menjadi mitra VZ Skin Care? Novira menuturkan, besaran investasi kemitraan Rp 75 juta. Sedangkan bila ditotal secara keseluruhan kurang lebih Rp 500 juta untuk klinik dengan peralatan basic.

“Penjabaran biaya investasi terbesar adalah sewa tempat kurang lebih Rp 200 juta, karena aturan kami harus sewa minimal 2 tahun, dan interior dan eksterior kurang lebih Rp 120 juta, Rp 75 juta untuk kemitraan, selebihnya untuk alat-alat kelinik dan obat-obatan, juga perkiraan gaji untuk 3 bulan,” jelas wanita berkaca mata ini.

Kemitraan Bisnis Kecantikan VZ  Skin Care juga memberikan beberapa syarat. Selain memiliki dana yang cukup untuk memulai investasi, calon mitra juga mampu mengaji untuk 3 bulan pertama. Juga tertarik dalam dunia estetik, dan mau belajar mengenainya. Tentu saja juga memang mempunyai jiwa bisnis.

Nah, untuk syarat lokasi, minimal 10 km dari segala arah tidak ada cabang VZ Skin Care. Selanjutnya, setelah mitra melakukan DP tim VZ Skin Care akan melakukan survey sebelumnya. Luas tempat minimal 100 meter, bisa berbentuk ruko atau rumah, lokasi tepat di pinggir jalan utama, atau di lingkungan yang ramai dan dekat dengan fasilitas lain yang sebelumnya sudah diisi, juga dilewati angkutan umum, serta memiliki parkir yang cukup, dan  memiliki air yang baik.

“Kemitraan Bisnis Kecantikan VZ  Skin Care memiliki target penambahan cabang untuk di daerah Jakarta. Kami yakin VZ Skin Care di Jakarta akan mampu berkembang dan bertahan. Minimal tiap wilayah di Jakarta memiliki 1 cabang. Juga di kota-kota besar lainnya seperti Makasar, Manado, Samarinda, Surabaya, Jogjakarta dan lain-lain. Dan  peningkatan pendapatan di setiap cabang VZ Skin Care dan mendapatkan kepercayaan costumer,” pungkas Novira.  

Lebih lanjut tentang Kemitraan Bisnis Kecantikan VZ  Skin Care? Klik di sini