Dalam operasionalnya, Gracious mengedepankan kualitas pendidikan berbasis lifestyle dan teknologi dengan mengadopsi kurikulum Singapura, yaitu Nurturing Early Learners Framework yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan (Ministry of Education) Singapura. Prestasi ini tak lepas dari upaya manajemen untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak - anak di usia dini dan usia emas (golden age).

“Kami percaya bahwa semua anak, tanpa memandang latar belakang, berhak mendapatkan pengalaman anak usia dini yang positif melalui perawatan dan pendidikan berkualitas, yang memelihara pengembangan holistik dan membangun fondasi yang kuat dengan menanamkan kecintaan untuk belajar, “ ujar Wong Benny, pendiri Gracious Preschool dalam keterangan resminya yang diterima redaksi Franchiseglobal.com, Rabu (12/9/2018).

Menurut Wong, Gracious Preschool terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi anak-anak Bangsa. Itu sebabnya, sejak pertama kali hadir di Jembatan Lima, Jakarta Pusat, 7 tahun lalu, jumlah murid Gracious Preschool terus bertambah.

Sekolah untuk jenjang Preschool hingga kindergarten ini memiliki fasilitas lengkap seperti kolam renang, ruang pertemuan, dan playground. Bahkan sekolah ini menyediakan ekstrakulikuler seperti ballet dan dance. Diharapkan dengan kelengkapan tersebut, orang tua siswa tak perlu lagi repot mencari les tambahan bagi anak-anakmya. Direktur Utama Operasional Gracious Preschool and Kindergarten, Wong Benny, mengatakan, dari beberapa hasil penelitian pendidikan, para ahli menyimpulkan bahwa proses pendidikan yang menyenangkan akan meningkatkan semangat belajar dan prestasi siswa.

"Kami meyakini bahwa siswa akan belajar lebih optimal apabila diberikan pengalaman menggunakan pengetahuan secara langsung dalam bentuk permainan yang menyenangkan dan didukung fasilitas yang lengkap," ujar Wong.

Perkembangan bisnis yang kian ekspansif dari Gracious tak lepas dari strategi bisnis Wong Benny. Pria kelahiran 1981 ini mulai merubah model bisnis sekolahan yang ia bangun menjadi multiplikasi. “Saat ini untuk memultiplikasi bisnis hanya ada satu cara yaitu franchise,” ujar Wong. Pilihan konsep bisnis tersebut ternyata disambut baik oleh banyak kalangan. Tak sekedar menawarkan kemitraan, Wong Benny pun membuka peluang bagi investor yang ingin menanamkan investasinya di Gracious Preschool and Kindergarten.

Menurutnya, ini merupakan sebuah investasi yang minim resiko. Apalagi Pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang harus dimiliki semua orang. Selain itu grafik pertumbuhannya selalu meningkat dibanding bisnis lainnya.

Tak ayal, model bisnis yang ditawarkan PT Tiga Insan Abadi, Perusahaan yang menaungi Graciou Preschool and Kindergarten laris manis dicari investor. Saat ini, menurut Wong, sudah ada antrian di beberapa daerah yang berminat untuk bermitra seperti Semarang, Kalimantan dan Sumatera. “Tapi kami masih feasibility study, melakukan survey untuk melihat apakah sesuai dengan standard Gracious baik dari segi bangunan maupun lingkungan,” tutur Wong.

Silakan klik Gracious Preschool & Kindergarten untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya atau Anda juga bisa mengunjungi website resminya di www.graciouspreschool.com. [ded]