Lama sudah tidak terdengar kabarnya di kalangan Coffes lover tanah air, kini Gloria Jean’s Coffes siap kembali memberikan kopi terbaik dan juga siap menaklukan industry franchise Coffe tanah air. Seperti diketahui bersama, merek asal Australia ini sempat mencoba peruntungannya di Indonesia melalui perusahaan lokal di tahun 2007 silam. Tercatat, belasan gerai mampu dikembangkannya hingga di akhir tahun 2013-an. Akan tetapi, mulai sekitar tahun 2010-an, merek ini sempat meredup dan akhirnya seperti hilang ditelan bumi.

Gloria Jean's Coffes kemudian mulai masuk lagi di awal tahun 2015 ini di bawah naungan Malaysia International Franchise Sdn Bhd (MyFranchise). Kemudian, untuk mere-branding-kan mereknya ke para pemburu franchise, Gloria Jean's Coffes di kuartal kedua ini mengikuti pameran franchise yang belum lama ini diselenggarakan di Jakarta.

Jauh sebelum mengikuti Pameran, Gloria Jean's Coffes sejatinya sudah langsung penetratif di pasar franchise tanah air dengan opening enam buah outlet yang seluruhnya berada di Bali. Ke depan, merek ini siap menjejakkan kaki-kaki bisnisnya di seluruh kota-kota besar di Indonesia. Dan dalam waktu dekat, warga Jakarta bisa menikmati sajian istimewa kopi racikannya.

Di bawah arahan Master Franchise Malaysia, Gloria Jean's Coffes memang sangat penetratif. Di Malaysia, setelah 3 tahun berjalan saat ini sudah ada total 48 outlet. Dalam satu bulan, total keseluruhan outletnya secara statistik telah dikunjungi konsumen atau pun pelanggan setidaknya 1,5 juta. Sukses di Malaysia, Gloria Jean's Coffes mulai merambah negara tetangga. Kali ini yang menjadi tujuannya adalah Brunei Darusalam. Saat ini sudah ada 3 outlet di sana.

Menurut Fauzi Awang, CEO MyFranchise yang memegang lisensi Asia Tenggara untuk Gloria Jean's Coffes, meskipun Brunei memiliki kesamaan dalam banyak hal dengan Malaysia, akan tetapi berbeda dengan Indonesia bila berbicara mengenai prospek bisnis Coffe di sana. Pasalnya, Indonesia sudah terkenal dengan kopinya dari Aceh sampai Papua, industrinya, dan masyarakat yang sangat menyukai kopi.

“Bahkan, bila berbicara mengenai peminum kopi, Indonesia jauh lebih banyak Coffe lover-nya dibandingkan dengan Malaysia sendiri. Sebab, di Malaysia kebanyakan masyarakatnya merupakan tea drinker bukan Coffes drinker. Dengan kata lain, secara market, di Indonesia sangat seksi dan potensial,” ungkap Fauzi.

Untuk itulah Gloria Jean's Coffes mulai masuk kembali ke Indonesia di sekitar akhir tahun 2014 silam. Lebih lanjut Fauzi menuturkan, di sini ia mencari franchisee, bukan area development. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan si franchisee tersebut bisa naik menjadi master franchisee (master area) bila menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam satu tahun. Ambil contoh jika di Jakarta ada 3-4 outlet, outlet mana yang terbaik di antaranya akan ditawarkan menjadi master area, agar semakin tertata dan bagus.

“Selain itu, kami ingin membagi kesuksesan bisnis ini tidak hanya kepada pengusaha-pengusaha Malaysia dan Brunei saja. Ke depannya, kami sedang menjajaki untuk mendirikan roasting plant atau pusat roasting di Malaysia bekerjasama dengan Australia. Hal ini memungkinkan kami juga akan menyerap kopi-kopi green bean terbaik dari Indonesia. Walapun master franchise ada di Malaysia, kami menawarkan peluang franchise ini kepada para wirausaha Indonesia. Konsepnya adalah franchisee operator,” pungkas Fauzi.

Tertarik menjadi franchisee atau ingin informasi lebih lanjut? Isi form di bawah ini atau kunjungi Gloria Jean's Coffess