Baik Depok maupun Ciputat, merupakan dua kota yang terdiri dari masyarakat dengan kelas menengah ke atas. Daya beli yang tinggi mendorong Kane untuk terus membuka cabang di wilayah ini.

“Dan terbukti opening dua resto tersebut langsung dipenuhi pembeli. Saat pembukaan langsung full. Semoga lancar, amin,” ucap pemilik Kane Fried Chicken, Sri Sumarni seperti dilansir Franchiseglobal.com dari laman resminya, Rabu (12/9/2018).

Adapun alamat cabang baru di kota satelit itu di Jalan Bukit Cinere (samping Bank Mandiri Gandur Cinere) Depok dan juga di Universitas Muhammadiah Ciputat dengan konsep Resto & Café.

Sekedar informasi, kota satelit atau kota penyangga adalah kota di tepi sebuah kota yang lebih besar meskipun merupakan komunitas mandiri, sebagian besar penduduknya tergantung dengan kehidupan di kota besar.

Biasanya penghuni kota satelit ini adalah komuter dari kota besar seperti Depok, Ciputat dan Bekasi adalah kota satelit dari Jakarta.

Kane Fried Chicken masih terus membuka peluang usaha bagi calon mitra yang ingin bergabung dengan jaringan bisnis Kane Fried Chicken. Nilai investasinya Rp17 juta (outdoor), Rp50 juta (indoor), Rp135 juta (miniresto) dan Rp215 juta (resto & cafe).

Silakan klik Kane Fried Chicken untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. [ded]