Bisnis waralaba ayam goreng kembali membuktikan bahwa bisnis ini memang layak untuk dijadikan sebagai pilihan bisnis waralaba. Hal ini dibuktikan dengan ekspansi bisnis waralaba ayam goreng Kane Fried Chicken yang kembali menambah outlet terbarunya di Puri Gading Jatiwarna Bekasi. Bisnis waralaba yang dimotori oleh Sri Sumarni ini menambah torehan outletnya menjadi 548 dan 96 resto.

“Total keseluruhan untuk saat ini yang booth berjumlah 548 dan yang resto 96. Dan saat ini kita sedang mengembangkan Kane Resto Cafe,” ungkap Sri Sumarni selaku Owner Kane Fried Chicken.

Sri Sumarni menambahkan, jika animo yang didapat dengan penambahan outlet franchise ayam goreng Kane Fried Chicken ini dirasa sangat bagus. Menurutnya, kehadiran gerai baru bisnis waralaba kuliner Kane Fried Chicken yang menggandeng seorang franchisee bernama Fitri ini juga sangat mengapresiasi respon publik atas restorannya. “Semoga customer bisa terpuaskan dengan kehadiran Kane Fried Chicken dan bisa berkembang lagi di area sekitarnya,”tambah Sri.

Inovasi konsep menjadi resto & cafe ini tentunya sangat mendukung untuk menghadirkan inovasi beberapa menu yang disesuaikan dengan standarisasi cafe dan resto. “Hal ini tetunya agar membuat perbedaan antara Kane Fried Chicken dengan bisnis ayam goreng lainnya,” ujar Sri.

Meskipun pertumbuhan waralaba makanan cepat saji seperti fried chicken ini semakin menjamur, namun Sri meyakini jika rasa dari menu Kane Fried Chicken ini melampaui standar rasa penikmat kuliner, “Kami hadir sebagai bisnis yang menampilkan menu ayam krispi pilihan kualitas premium dengan harga terjangkau,” tuturnya.

Terkait dengan nilai investasi, Sri menyebutkan jika harganya kisaran Rp. 15 jutaan sampai Rp 250 juta, “ Untuk konsep booth harganya Rp 15.5 juta hingga Rp 25 juta, untuk Resto&Cafe seharga Rp. 200 juta, sedangkan untuk master franchise seharga Rp. 250 juta,” jelasnya.

Silakan klik Kane Fried Chicken untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya.