Franchiseglobal.com – Bisnis di kategori food and baverage selalu menjadi primadona dari tahun ke tahun. Peluang inilah yang dilihat oleh PT KALIJODO ALADIN INDONESIA, perusahaan yang bergerak dalam bidang food and baverage baik untuk kemitraan, kolaborasi, dan konsultasi yang melayani personal dan perusahaan baik swasta maupun pemerintahan.

Founder PT KALIJODO ALADIN INDONESIA, Tan Willy Sianto mengatakan Kalijodo menawarkan beragam konsep bisnis sesuai dengan kebutuhan. Mulai dari kemitraan berbagai jenis food and baverage. Untuk jenis kemitraan yang ditawarkan ada 6 kemitraan. Ada juga konsep bisnis kolaborasi dan konsultasi yang Kalijodo jalankan bersama mitra- mitranya.

“6 konsep itu, UMKM kalijodo coffee, jodo banana, sandwich bar, kalijodo warunk sambel, kalijodo fried chicken dan dengan konsep restoran seperti jodo kitchen, Investasi masing- masing beraneka ragam karena kami menyesuaikan dengan budget dan kebutuhan, mulai dari Rp25 juta sampi milyaran rupiah,” katanya kepada Franchiseglobal.com melalui keterangan resminya, Senin, (27/1/2020).

Dalam perkembangan bisnisnya, kini Kalijodo telah memiliki 80 outlet dan sedang terus dalam pembangunan menuju 1000 outlet dalam 5 tahun. Persebarannya bukan hanya dari Sumatera sampai Papua tapi juga sudah di mancanegara seperti Singapore, Thailand, dan Dubai. Dari 80 outlet itu, banyak mitra yang memiliki lebih dari satu outlet. Hal itu lantaran melihat success rate dari bisnis ini mencapai 80% karena kembali lagi ke dasar 7P. People dan Place adalah hal yang paling menentukan dalam success rate ini.

“Kelebihan kami adalah selalu berinovasi baik produk maupun promo. Kami selalu membahas satu per satu tiap cabang kekurangan, kelebihan, dan market mereka seperti apa. Setiap client kami handle satu per satu secara personal agar setiap client dapat berdiskusi permasalahan masing masing dengan mendalam,” ungkapnya.

Kualitas produk dan inovasi tanpa heti inilah yang menjadi alasan mengapa Kalijodo layak menjadi pilihan tepat bisnis bagi para investor. Sehingga inovasi menu produk terus kami kembangkan agar dapat menjangkau semua segmen yang ada. Harapannya tentu saja dapat memberikan kepuasan bukan hanya dari segi pelanggan kami namun juga mitra kami.

“Kami selalu melihat goal yang diinginkan oleh setiap mitra kami, disesuaikan dengan kebutuhan pasar saat ini, dan kami realisasikan dengan budget yang diharapkan oleh client. Jadi semua bisa case by case. Tergantung mimpi usaha mitra kami,” ujar Tan Willy.

Untuk kemitraan ini, memliki franchise fee berbeda-beda apakah UMKM atau bukan. Apabila UMKM dari kalijodo coffee 50jt, jodo banana 10jt, sisanya seperti sandwich bar, kalijodo warunk sambel, kalijodo fried chicken 25jt dan dengan konsep restoran seperti jodo kitchen di angka 300jt.

Adapun omzet yang dapat diraih tergantung kemitraan apa yang diambil. Beragam mulai dari satu bulan 60juta sampai 500juta sebulan dengam rata- rata BEP 3 sampai 6 bulan. Untuk syarat menjadi mitra cukup sederhana yaitu syaratnya memiliki tempat/calon tempat yang berjarak minimal 3km dari cabang yang sudah ada, dan untuk luasan lokasi tergantung kemitraan apa yang diambil, mulai dari 2 x 3 m.

“Di tahun 2020 ini Kami berharap dapat mencapai salah satu mimpi kami untuk mengembangkan sayap di 3 negara yaitu Singapore, Thailand, dan Dubai serta beriringan dengan pertumbuhan mitra dalam negeri,” tutupnya.

Untuk informasi selengkapnya di link berikut ini PT KALIJODO ALADIN INDONESIA