“Kami akan semakin konsisten dengan menghadirkan produk-produk unggulan terbaik dan juga garansi serta promo-promo yang kita hadirkan setiap tahunnya melalui hari spesial seperti Valentine, Imlek, Lebaran,” ujar Lie Se Chiang, Retail Marketing Dept. Head Shop&Drive saat dihubungi Franchiseglobal.com via telepon, Jumat (8/3/2019).

Shop&Drive sendiri saat ini telah memiliki 375 store yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan dibantu call center 24 jam serta aplikasi yang bisa didownload di Playstore dan Appstore, layanan Shop&Drive jadi lebih mudah.

“Target kami sampai akhir tahun ini 25 store. Lokasinya bisa di luar pulau atau daerah Jawa Timur,” katanya.

Untuk bisa mendirikan sebuah toko Shop&Drive sampai siap beroperasi dibutuhkan dana sekitar Rp450 jutaan, dengan waktu kerjasama selama 5 tahun. Nilai tersebut diluar tanah dan bangunan serta renovasinya.

Franchisee dikenakan biaya royalti dan manajemen sebesar 3 persen dari net sales (omset diluar diskon & PPN). Sementara besaran omset yang diperoleh tergantung dari kondisi lokasi dan berapa lama toko tersebut beroperasi.

“Lokasi yang potensial dekat dengan jalan terbuka dan arus mobilnya banyak. Sementara untuk proteksi areanya minimal 5 kilometer dari store Shop&Drive yang lainnya,” tutup Lie Se Chiang. [ded]