Franchiseglobal.com – Di penghujung akhir tahun 2019, Crispyku Fried Chicken sukses membukukan 18 mitra barunya selama bulan Desember. Terobosan lokasi terbaru, kini Crispyku tersedia di bandara Soekarno Hatta. Menyusul pembukaan outlet di beberapa wilayah seperti di Bekasi, Pekalongan dan lainnya.

Alexander Theo selaku owner Crispyku Fried Chicken mengatakan kehadiran outlet di Soekarno Hatta menjadi peluang besar bagi Crispyku untuk menguatkan branding. Sehingga konsep outlet yang diterapkan adalah konsep mini resto.

“Puji tuhan perkembangan Crispyku setiap bulannya dapat membuka lebih dari 10 outlet. Untuk menyongsong tahun 2020, Crispyku memiliki target 120 outlet per tahunnya melihat bisnis ayam masih cukup bagus,” katanya kepada Franchiseglobal.com di Puri Denpasar, Kuningan, Jakarta selatan, (19/12/2019).

Selain itu, Crispyku juga akan memberikan apresiasi kepada para mitranya yang dinilai aktif memiliki semangat yang tinggi dalam berusaha. Harapannya dengan apresiasi tersebut dapat memacu mitra lainnya untuk lebih semangat dalam menjalankan bisnisnya.

Menutup tahun ini pula, Crispyku menggelar CSR kunjungan ke Panti Asuhan Vincentius Putri di Otista. Tujuannya berbagi 200 box Crispyku sekaligus mengenalkan brand kepada banyak orang.

Sebagai informasi nilai investasi yang ditawarkan Crispyku antara lain; paket modern Rp22 juta, paket eksklusif Rp28 juta, paket istimewa naik menjadi Rp55 juta, paket platinum Rp55 juta dan paket resto Rp250 juta.

Crispyku baru- baru ini juga mengeluarkan inovasi paket investasi menu baru yakni Chicken Fillet dan Crispyku Burger Drink (CBD). Sejauh ini sudah ada puluhan mitra yang mengambil paket Chicken Fillet ini, untuk nilai investasinya hanya Rp1.100.000. Paket CBD nilai investasinya Rp26 juta.

“Keunggulan CBD ini, roti burgernya yang digunakan adalah patties dengan isi chicken atau daging dan keunggulan minumannya kita mengangkat tema topping nature atau buah- buahan. Dengan paket ini mitra sudah mendapatkan booth mix steel stainless. Harapan kita paket bisnis ini bisa menjadi solusi masyarakat untuk beriwirausaha,” tutur Alex.