Sabana Fried Chicken adalah satu diantara banyaknya brand ayam goreng yang ada di Indonesia. Ditawarkan melalui sistem kerjasama waralaba, Sabana telah berhasil mencetak ribuan mitra sukses di bidangnya. Salah satunya adalah Ismiati Komariyah.

Perempuan yang akrab disapa Ismi ini adalah salah satu mitra Sabana yang ada di daerah Asem Baris, Tebet, Jakarta Selatan. Bagi Ismi, pelanggan atau konsumen adalah darah segar dari sebuah usaha ayam goreng yang ia jalankan sejak tahun 2012 lalu ini.

Menurutnya, melayani konsumen dengan baik adalah prioritas utamanya. Hal ini dilakukan agar konsumen bisa tetap dekat dan terus membeli ayam goreng dari Sabana.

“Saya selalu menekankan soal kualitas produk dan kualitas pelayanan, apalagi sejak diwajibkannya karyawan menggunakan seragam dalam melayani pembeli, saya beli seragam untuk semua karyawan, agar pelayanan Sabana Fried Chicken semakin baik, professional, terpercaya, karena itu, karyawan saya wajib menggunakan seragam ketika bekerja, baik saat menggoreng atau pun melayani konsumen,” katanya seperti dilansir Franchiseglobal.com dari laman resminya, Senin (29/10/2018).

Selain itu, dia juga menekankan agar karyawannya bisa terus menjaga kebersihan serta kerapihan lokasi dan booth setiap kali selesai berjualan. “Agar saat buka esok hari, semua perlengkapan kerja sudah siap digunakan, booth atau lokasi jualan pun harus bersih, seragam juga saya larang untuk dibawa ke rumah, agar karyawan semakin disiplin dan bisa menjaga perlengkapan jualan dengan baik,” katanya.

Meskipun Ismi cukup piawai dalam menyeimbangkan antara permintaan pasar dengan ketersediaan produk, namun hal itu juga tak lepas dari kendala yang kerap ia alami, yakni supply bahan baku, terutama ayam yang dinilainya cukup langka.

“Jadi, kita mesti pintar menyeimbangkan ritme itu, apalagi saya buka mulai jam 5 subuh sudah menggoreng, jadi kita mesti lebih pagi untuk melayani pelanggan dan menyediakan kebutuhan sarapannya,” katanya.

Bagi Ismi, karyawan adalah aset penting bagi keberlangsungan bisnisnya. Sehingga dia sangat menjaga hubungan baik dengan karyawannya.

“Kunci saya menjalankan usaha Sabana Fried Chicken ini dengan sebaik mungkin mengelola karyawan dan melayani pelanggan dengan pelayanan yang baik, ramah dan bersahabat, untuk karyawan saya bayar harian sesuai jumlah hari masuk, dan satu minggu sekali libur, bagi saya asal mereka jujur dan mau kerja itu sudah lebih dari cukup,” katanya.

Peluang bisnis Sabana sendiri masih sangat bagus di industri waralaba makanan, khususnya di kategori ayam goreng. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk menjadi mitra bisnisnya, siapkan dana sebesar Rp22,5 juta. Dengan nilai tersebut, mitra sudah bisa balik modal hanya dalam kurun waktu 2 tahun.

Silakan klik Sabana Fried Chicken untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. [ded]