Pria yang akrab disapa Bagus ini mengaku kepincut dengan Rocket Chicken setelah ia mengetahui banyak peminatnya. Di tahun 2013, Bagus pun memutuskan untuk membuka outlet pertamanya di Adiwerna, Slawi, Jawa Tengah.

“Waktu itu saya melihat Rocket Chicken banyak sekali peminatnya. Setelah saya cari tahu, ternyata dari sisi harga sangat terjangkau. Produknya juga bagus kalau menurut saya. Terus investasinya juga tidak terlalu tinggi. Itu adalah faktor dominan kenapa saya pilih Rocket Chicken,” ujar Bagus saat dihubungi wartawan Franchiseglobal.com, Rabu (9/1/2019).

Menurut Bagus, Rocket Chicken memiliki keunggulan yang tak dimiliki oleh kompetitornya, terutama dari segi harga dan rasa. Menunya, kata Bagus, juga terbilang lengkap dan variatif.

“Jadi kalau menurut saya di Rocket Chicken itu lebih banyak inovasinya. Menunya lengkap, ada nasi goreng, steak, mozarella, geprek juga,” katanya.

“Untuk harga jualnya sendiri relatif terjangkau, yakni mulai dari Rp9500 per paket.”

Saat ini, Bagus telah memiliki dua outlet yakni di Adiwerna Slawi dan Jatibarang Indramayu. Alasan Bagus menambah outlet adalah karena potensinya yang cukup luas dibanding dengan kompetitor di kategori bisnis yang sama.

“Karena bisnis itu selalu orientasinya hasil ya. Kalau saya melihat, jangkauannya itu masih sangat luas. Terus ada hasilnya juga. Itu yang membuat saya tertarik untuk menambah outlet. Karena outlet yang kedua juga kan hasil dari outlet yang pertama,” jelasnya.

Untuk bisa membuka outlet Rocket Chicken, Bagus menggelontorkan dana sebesar Rp180 jutaan. Nilai tersebut di luar sewa tempat.

Sementara untuk perkiraan omsetnya sendiri, Bagus mengaku, dalam sebulan dia bisa mendapat Rp235 juta untuk outlet Adiwerna dan Rp140 juta untuk outlet Jatibarang. Berdasarkan perhitungan Bagus, saat itu ia bisa balik modal dalam kurun waktu 1 sampai 1,5 tahun.

Rencananya, di tahun 2019 ini Bagus berencana untuk menambah satu outlet lagi. Dia pun sangat merekomendasikan kepada calon investor lainnya untuk segera bergabung dengan Rocket Chicken.

“Kalau Rocket Chicken itu tidak ambil biaya royalti kalau mitra tidak ada keuntungan. Jadi prinsipnya investor senyum, mitra juga senyum. Responnya juga cepat kalau ada masalah,” tutup Bagus.

Sekedar informasi, Rocket Chicken saat ini telah memiliki 476 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Bagi yang tertarik, nilai investasinya sebesar Rp250 juta. Nilai tersebut di luar sewa tempat. [ded]