Nama D’Penyetz sendiri bisa besar seperti sekarang ini bukan karena sosial media, melainkan dari mulut ke mulut. Hal ini disampaikan oleh Founder D’Penyetz, Edy Ongkowijaya dalam keterangan resminya yang diterima redaksi Franchiseglobal.com, Kamis (12/7/2018).

Meski demikian, Edy juga tak menampik kalau peran sosial media juga penting untuk keberlangsungan sebuah bisnis. Tapi kata Edy, Word Of Mouth jauh lebih efektif dibanding dengan sosial media.

Baca juga: Bisnis D'Penyetz Semakin Eksis di Indonesia

“Penting yes, sangat penting no. Di D’Penyetz, kami mungkin sedikit agak tradisional ya. Artinya tetap mengandalkan Word Of Mouth atau referral dari mulut ke mulut. Itu tetap paling efektif,” katanya.

D’Penyetz sendiri tetap menggunakan sosial media seperti Facebook dan juga Instagram, meskipun hanya untuk sekedar branding awareness saja. “Tapi itu juga tidak terlalu sering. Sekarang kita akan lebih ke Facebook Live, video marketing, customers posting dan juga hastag,” jelasnya.

Menurut Edy, saat ini pihaknya telah merubah strategi dari sales menjadi awareness dan juga branding. Tapi dia berharap, dengan adanya video marketing bisa mendatangkan customer lebih cepat.

“Kedepannya kami akan lebih mengarah pada penguatan branding,” tutup Edy.

Baca juga: D'Penyetz Luncurkan Sambal Botol Khusus Pecinta Sambal

Adapun bagi Anda yang tertarik dengan bisnis D’Penyetz, nilai investasinya berkisar di angka Rp1,2 miliar sampai Rp1,8 miliar. Nilai tersebut sudah termasuk renovasi, equipment, stainless dan lain-lain.

Silahkan klik D'Penyetz untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. [ded]