Sebagai salah satu kedai kopi ternama di Indonesia yang menjalin kerjasama dengan konsep bisnis kemitraan, Kopi Oey pun menerapkan hal yang sama. Saat ini sedikitnya sudah ada beberapa mitra yang telah melakukan perpanjang kerjasama seperti mitra Jakarta, Bogor, Palembang dan juga Jambi.

“Kopi Oey Jambi, sudah masuk tahun ke-5 dan memperpanjang kerjasama kemitraan dengan Kopi Oey untuk 5 tahun kedepan,” ujar salah satu manajemen Kopi Oey, Suci dalam pesan singkatnya kepada Franchiseglobal.com, Senin (19/11/2018).

Menurut dia, alasan mitra kembali memperpanjang kerjasama dengan Kopi Oey karena bisnis ini dinilai sangat menjanjikan. Bahkan kata dia, mitra tersebut telah memiliki dua outlet Kopi Oey sekaligus di Jambi.

“Jadi sekarang mereka menjalankan bisnis Kopi Oey sebanyak dua outlet,” jelasnya.

Mitra Kopi Oey Jambi sendiri menawarkan aneka ragam makanan dan jenis kue-kuean seperti poeding soetra mandarin orange, mak soeba, barongko, marble keik ross, moist chocolade dan kue-kue lainnya.

“Karena kebetulan ownernya ini hobi bikin kue-kue jadul atau otentik gitu. Jadi hasil karyanya juga dijual di Kopi Oey. Es kopi susu kekinian juga laris disana, namanya es kopi susu keponakan,” katanya.

Nah, bagi calon mitra yang tertarik untuk menjalani bisnis Kopi Oey, siapkan nilai investasi sebesar Rp400 jutaan untuk luas area 80-120 m2. Selain itu, siapkan juga dana lisensi sebesar Rp225 juta/7 tahun atau Rp300 juta/10 tahun. Nilai tersebut di luar sewa ruko dan lokasi. Bagaimana, apa Anda tertarik?

Silakan klik Kopi Oey untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan Informasi lainnya. [ded]