JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Sejak ada pandemi di Indonesia, hampir semua bisnis terkena imbasnya, tak terkecuali bisnis F&B. Bahkan tak sedikit para pelaku bisnis yang mengeluhkan penjualannya mengalami penurunan yang cukup signifikan hingga terjadinya penutupan gerai.

Hal ini pun dirasakan oleh Boba Koe, salah satu bisnis minuman kekinian yang sedang ngehits di kalangan milenial. Pemiliknya, Adhitia mengatakan bahwa selama pandemi penjualan bisnis Bobanya itu turun sangat drastis, terutama di bulan Maret sampai Juni 2020.

“Penjualan kita turun hingga 85%. Outlet kita yang di mall-mall juga tutup,” kata Adhitia pada FranchiseGlobal.com baru-baru ini.

Meski begitu, lanjut Adhitia, pihaknya memiliki strategi khusus untuk menghadapi badai pandemi ini. Salah satunya dengan melakukan promosi produk Beli 2 Gratis 1. “Selain itu kita juga luncurkan menu baru dan produk dengan kemasan botol atau literan. Dan sejak Juli lalu penjualan kami secara perlahan mulai meningkat,” tambahnya.

Terkait dengan peluang kemitraan, Boba Koe yang baru berdiri sejak tahun lalu ini menawarkan paket tipe booth dengan nilai Rp14 juta hingga Rp16 jutaan dan tipe kafe dengan nilai Rp50 juta. Nilai tersebut diluar setup tempat, sewa tempat dan bahan baku.

Saat ini, sudah ada 7 gerai Boba Koe yang tersebar di beberapa kota seperti Surabaya, Sidoarjoj, Mojokerto dan Bangil. Dimana 3 gerai diantaranya adalah milik pribadi. Sementara sisanya punya mitra.

“Tahun ini kami targetkan akan membuka 2 gerai tipe kafe dan harapannya Boba Koe ini bisa menjadi salah satu minuman yang dipilih oleh masyarakat sekaligus dapat meramaikan pasar minuman kekinian,” tutupnya.