Franchiseglobal.com - Potensi bisnis waralaba tahun ini masih menjanjikan, terutama bagi kalangan kaum millenial. Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh baru-baru ini di Jakarta.

Dia menilai, sistem waralaba sangat cocok bagi kalangan millenial yang mau masuk ke dunia bisnis karena dianggap lebih praktis. “Bagi kaum millenial yang ingin cepat-cepat bisnis, franchise ini yang paling instant karena tidak perlu lagi built dari awal. Tapi memang butuh modal,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perdagangan (Kemendag), Karyanto Suprih. Menurutnya, potensi bisnis waralaba di Indonesia masih menjanjikan, mengingat pasarnya yang cukup luas dan didukung tingginya permintaan masyarakat.

“Umumnya kelas menengah dan kalangan usia muda butuh ruang bersosialisasi dan bergaul. Makanya saat ini bisnis makanan dan minuman semakin menjamur,” ujarnya.

Temukan Bisnis Idaman Kaum Millenial!

1. Coffee Toffee

Di tahun ke 7 mengikuti pameran IFRA, Coffee Toffee melihat perkembangan yang besar dari tahun- ke tahun. Yunan Yunanto selaku Expansion Manager at PT. Coffee Toffee mengatakan visi misi Coffee Toffee adalah ingin mengembangkan kopi tradisional Indonesia dengan mengajak orang- orang bermitra dengan Coffee Toffee. Harapannya agar brand lokal menjadi brand yang kuat dan menjadi tuan rumah di negaranya sendiri.

Bagi investor yang berminat untuk berbisnis Coffee Toffee yang menjanjikan ini, sebagai informaso untuk gerai premium dengan model coffee shop yang cukup luas, memiliki nilai investasi Rp2,5 miliar.  Selain itu ada juga gerai dengan skala lebih kecil tipe coffee shop dengan nilai investasi antara Rp1,5 miliar diluar tempat, dengan luasan min. 150m2 (tidak termasuk parkir).

2. Kebab Turki Baba Rafi

Siapa tak kenal merk Kebab ternama ini, ya Kebab Baba Rafi. Bisnis f&b kebab memang masih prospek lantaran penikmatnya masih cukup banyak. Eksistensinya sudah tidak diragukan lagi bahkan tercatat hingga kini Baba Rafi sudah memiliki 1.600 mitra bisnis. Hal itu disampaikan Dedi selaku General Manager Baba Rafi Jakarta saat ditemui di pameran IFRA 2019.

“Nilai investasi Baba Rafi bervariasi dari yang terkecil Rp75 juta dan terbesar Rp300 juta. Baba Rafi membuka selebar- lebarnya peluang bisnis bagi calon investor yang ingin bergabung,” tuturnya.

Baba Rafi memiliki visi berusaha untuk menjadi bisnis waralaba kebab yang terbesar, menguntungkan, dan paling berpengaruh.

3. Pempek Farina

Brand asal Surabaya, Pempek Farina dan Pempek Bujong Tuo brand ini mengkalaim dirinya sebagai satu- satunya Pempek Palembang yang tersertifikasi ISO 9001- 2015. Hingga kini progres Pempek Farina semakin kuat dari struktur dan manajemen.

"Sebenarnya bisa dipastikan Pempek Farina menjadi pempek Palembang pertama di Indonesia yang telah tersertifikasi ISO 9001-2015," kata Billy Firmansyah pemilik Pempek Farina.

Pempek Farina masih menawarkan peluang bisnis untuk calon mitra yang ingin bergabung. Ada 3 model bisnis yang ditawarkan sebelumnya, yaitu silver Rp150 juta, gold Rp225 juta dan model diamond Rp315 juta. Sementara lama BEP-nya sendiri sekitar 15 bulan hingga 20 bulan.

 

4. Crispyku Fried Chicken

Crispyku Fried Chicken menawarkan peluang kerjasama melalui konsep franchise. Ada 4 paket franchise yang ditawarkan yakni paket modern senilai Rp20 juta, paket exclusive Rp26 juta, paket istimewa Rp49 juta dan paket mini resto Rp250 juta.

Paket istimewa sudah menggunakan booth yang istimewa dengan bahan mix steel steinless plus warmer 100 cm plus deepfryer besar 2 basket plus adukan steinless plus variasi dinding acrylic plus sticker menu acrylic. Tampilan booth mewah dan menawan dengan bahan berkualitas. Sedangkan mini resto nilainya Rp250 juta termasuk meja, kursi, interior ruangan, frezer, cash register, tabung gas, lengkap semuanya.

Menariknya, selama 2 tahun mitra tidak dibebankan dengan biaya royalti. Namun di tahun ketiga, ada biaya royalti sebesar Rp2,5 juta per tahunnya. Sementara untuk omsetnya sendiri, rata-rata berkisar Rp30 juta sampai Rp60 jutaan dengan estimasi balik modal sekitar 6 sampai 12 bulan.

Dari sajian menu, Crispyku juga terbilang inovatif. Tak hanya ayam goreng tepung yang disajikan tapi juga ada Beef and Chicken Burger, French Fries dan ayam geprek sambel cobek. Crispyku juga hadir dengan inovasi minuman Bubble bernama Crispyku Drinks. Bisnis minuman Crispyku Drinks juga saat ini tengah membuka peluang bisnis. Nilai investasinya dipatok 8,5 juta rupiah. [hfz]

 

Nah millenial tunggu apalagi, mau usaha coba aja dulu jangan ragu segera isi form di bawah!