Levita Supit selaku Ketua Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) mengatkan untuk momentum Ramadhan dan lebaran, bisnis f & b dan fashion memang lagi booming. Bisnis f & b hampir semua penuh di manfaat kan untuk berbuka puasa bersama dan liburan lebaran. Apalagi karyawan rumah tangga pulang kampung. Fenomena ini setiap tahun selalu berlangsung.

“Biasanya kategori tempat hiburan dan pariwisata juga di penuhi pengunjung dan bisnis travel cukup banyak mendapatkan pesanan. Momentum ini dipergunakan untuk mengadakan acara di tempat hiburan serta pariwisata dan berdampak juga ke bisnis f & b dan yang lain nya juga yang berada di tempat hiburan dan tempat pariwisata,” kata Levita kepada Franchiseglobal.com, Selasa, (21/5/2019).

Dia menjelaskan momentum Ramadhan ini juga bisa dimanfaatkan dengan berbagai promosi. Promo yang dapat dilakukan di bidang f & b adalah paket makanan dengan harga special, paket buka puasa dengan minimal pengunjung. Adapun di fashion promo nya adalah discount untuk pembelian lebih dr 1 produk dan memberikan harga- harga yang special.

Pertanyaannya banyak juga bisnis- bisnis ini muncul hanya sekadar musiman saja, lalu apakah model bisnis tersebut baik bagi pembisnis dan bagaimana memanfaatkam produk musiman tersebut?. Levita mengatakan bisnis musiman biasa nya hadir pada saat trend saja dan tidak berlangsung lama.

“Model bisnis demikian boleh saja dilakukan, asalkan pada saat waktu yang tepat dengan memperhitungkan bisnis telah untung sebelum musim nya berakhir,” ujarnya.

Levita melanjutkan seasoning bussines artinya harus benar- benar memperhatikan waktu yang ada. Bisnis tersebut bisa bertahan sepanjang dapat melihat terus peluang yang ada dan respont yang berlangsung.