Ketua Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) sekaligus Ketua Komite Tetap KADIN Bidang Waralaba, Lisensi dan Kemitraan, Levita Supit mengatakan bahwa sejatinya telah ada beberapa faktor penunjang yang membuat bisnis waralaba di Indonesia semakin berkembang dengan baik. Pertama adalah infrastruktur yang sudah bagus.

“Coba misalnya saya kirim ayam ke Papua, saya biasanya sampai sana sudah agak-agak busuk karena jalannya tau sendiri kan kayak gimana. Tapi sekarang, dengan adanya jalan tol sekarang pengiriman barang lebih gampang, lebih cepat, lebih aman, terjamin dan jaraknya juga jauh lebih dekat,” ujarnya saat berbincang dengan Franchiseglobal.com beberapa waktu lalu di Jakarta.

“Kalau dulu kan tidak ada infrastruktur yang jelas. Seharusnya pengiriman 5 hari jadi 10 hari. Belum lagi keamanannya di jalan, yang tadinya pengirimannya penuh sampai sana tinggal setengah kontainer,” katanya.

Selain itu, faktor kedua adalah dengan adanya teknologi digital marketing. Dimana menurut dia, pelaku usaha kini bisa lebih mudah dalam mempromosikan bisnisnya itu dengan menggunakan teknik digital marketing.

“Menurut saya, di era yang serba digital ini, digital marketing itu sangat efektif. Dimana semua masyarakat mempergunakan digital dalam aktivitas bisnis, pekerjaan dan kebutuhan. Sehingga digital marketing dapat bertahan lama dalam merespon semua kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Faktor ketiga adalah dimana Kemendag (Kementerian perdagangan) Republik Indonesia telah memperlonggar aturan waralaba di Indonesia. Dengan begitu, para pelaku usaha akan lebih mudah untuk proses pengajuan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW). [ded]