Untuk bisa menjalani usaha ini, Anda harus menyiapkan dana sebesar Rp1 miliar. Nilai tersebut sudah termasuk biaya survey lokasi, recruitment seluruh tim, pendampingan perijinan, pre-operation dan sebagainya.

“Apotek ini dikembangkan secara waralaba, dan kami membuka diri untuk membuka peran serta dimanapun mereka berada,” ujar Pendiri jaringan Apotek K-24 sekaligus Direktur Utama PT K-24 Indonesia,dr. Gideon Hartono pada Franchiseglobal.com di sela-sela peluncuran layanan APM Apotek K-24 di Apotek K-24 Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (24/10/2018).

Selain menyehatkan dan menguntungkan, lanjut dia, bisnis apotek juga adalah salah satu bisnis yang bagus dan tahan krisis. Sehingga tak heran kalau setiap tahunnya sangat banyak peminat yang ingin menjadi bagian dari Apotek K-24.

“Saat ini kita sudah memiliki 450 gerai di 110 kota/kabupaten dan 24 provinsi. Dimana 350 gerai milik mitra, sementara 100 gerai lainnya punya pusat,” jelasnya.

Apotek K-24 mengusung konsep 5 Jaminan Pasti. Buka 24 Jam Nonstop Termasuk hari ibur, 100 persen obatnya Asli, Pagi Siang Malam dan Hari Libur harga sama, Konsultasi Apoteker Gratis dan melayani pengantaran Obat/Delivey Service. 

Selain itu, Apotek K-24 juga baru saja memasuki usianya yang ke-16 tahun (tepat di tanggal 24/10/2018). Tepat di hari ulang tahunnya itu, Apotek K-24 juga meluncurkan layanan terbarunya bernama Anjungan Pelayanan Mandiri (APM). Dengan layanan tersebut, pasien akan lebih mudah saat berbelanja obat di gerai Apotek K-24 tanpa harus antri.

Peluncuran layanan APM ini juga didukung oleh para principal Apotek K-24 seperti PT. Fresenius Kabi Indonesia dan PT. Pyridam Farma Tbk.

Untuk tahap awal, layanan APM Apotek K-24 ini akan dapat dirasakan oleh pasien gerai Apotek K-24 di Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Bandung, Bekasi, Palembang, Denpasar dan Makassar. [ded]