Partisipasi tersebut merupakan upaya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Arab Saudi menggenjot promosi di sektor ekonomi, menyusul upaya promosi budaya yang telah dilaksanakan melalui Festival Janadriyah. Demikian siaran pers KBRI Riyadh melaporkan baru-baru ini.

Di pameran tersebut, nantinya Indonesia akan menempati Paviliun seluas 144 meter persegi dan akan menghadirkan perusahaan-perusahaan Indonesia dari berbagai sektor yang potensial, yang menjual merk franchise Indonesia ke Arab Saudi, antara lain sektor makanan dan minuman, pakaian, dan lain-lain.

“Indonesia dan Arab Saudi berada di masa keemasan, dimana Indonesia mendapat tempat khusus di mata pemerintah dan masyarakat Arab Saudi. Indonesia baru saja menyelesaikan tugas besar menjadi Guest of Honor Festival Budaya Janadriyah yang merupakan diplomasi budaya terbesar dalam 68 tahun terakhir.  Sekarang Indonesia kembali ditunjuk sebagai Tamu Kehormatan dalam pameran franchise berskala internasional. Ini sangat membanggakan” tutur Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel.

Pameran World Franchise Exhibition 2019 sendiri diselenggarakan oleh Otoritas Umum untuk Usaha Kecil Menengah Arab Saudi dan Pemerintah Provinsi Timur di bawah kontrol Pangeran Ahmed bih Fahd Bin Salman bin Abdulaziz, Wakil Gubernur Provinsi Timur.

Dengan diikuti 150 perusahaan dan 600 merek baik dari lokal maupun internasional, diharapkan pameran ini mampu menyedot 100 ribu pengunjung dari berbagai wilayah Arab Saudi dan negara-negara Teluk di sekitarnya.

Dengan berpartisipasi Indonesia dalam pameran ini juga diharapkan akan semakin banyak merek franchise produk Indonesia yang dipasarkan di Arab Saudi. Seperti diketahui, saat ini sudah banyak merek produk-produk Indonesia yang cukup sukses di Arab Saudi, antara lain Indomie, J-Co, ABC, Sasa, produk-produk lainnya. [ded]