Waralaba Alfamart berencana membuka 400 gerai Alfamart di Filipina hingga akhir tahun 2017 ini. Hal itu dikemukakan oleh Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Hubungan Internasional, Shinta Widjaja Kamdani, yang turut ambil bagian bersama rombongan Presiden Jokowi pada kunjungannya ke Filipina pada Jumat (28/4) lalu.

Shinta yang mewakili beberapa perusahaan ritel nasional menyatakan bahwa, KADIN mendukung penuh rencana ekspansi waralaba Alfamart tersebut. Sebab menurutnya, melalui gerai Alfamart di luar negeri, secara tidak langsung produk Indonesia juga turut bisa menjangkau pasar yang lebih luas di negara bekas jajahan Amerika Serikat ini.

“Ekspansi waralaba Indonesia, khususnya ke Filipina akan memperluas jangkauan terhadap produk-produk nasional, termasuk dari UKM (Usaha Kecil Menengah),” ujar Shinta dalam keterangan resminya.

Selama kunjungan ke Filipina, Shinta bersama beberapa delegasi KADIN sempat menyambangi  gerai Alfamart yang baru dibuka di Manila. Shinta mengatakan KADIN akan terus mendukung pengembangan merek Indonesia di pasar ASEAN. Seperti diketahui, waralaba Alfamart sudah menancapkai gerai perdana di pasar internasionalnya di Manilia Filipina pada medio 2014 silam.

Kini brand ritel yang membawa bendera PT Sumber Alfaria Trijaya ini, telah berhasil melabuhkan total sekitar 200 toko Alfamart di negara Presiden Rodrigo Duterte tersebut.

Selain itu, guna mendukung rencana ekspansi bisnis Alfamart, Presiden Jokowi juga menekankan peningkatan perdagangan Indonesia-Filipina melalui rencana dibukanya  jalur transportasi dengan kapal Roll-On/Roll-Off (RORO) Davao-General Santos-Bitung (PP).

Jokowi berharap, selain memberikan peluang ekspansi bisnis baru bagi masyarakat di kedua wilayah, layanan ini juga dapat memajukan sub-kawasan, baik dari aspek perdagangan, hingga people to people contact antara Indonesia – Filipina maupun ASEAN.

“Kami akan secara resmi meluncurkan jalur pelayaran Roro Davao-General Santos-Bitung di Davao, sebuah elemen penting dalam pembangunan konektivitas ASEAN,” tutur Presiden Jokowi dalam pernyataan bersama dengan Presiden Duterte, di Istana Malacanang, Manila.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menambahkan, jalur tersebut merupakan salah satu rute prioritas dalam ASEAN RORO Network Project. Dibukanya jalur RORO Davao - General Santos - Bitung dinilainya akan meningkatkan ekspor, khususnya bagi Kawasan Timur Indonesia.

“Akses pasar ke Filipina akan menjadi semakin mudah melalui pelabuhan Bitung bagi komoditas dan produk dari Kawasan Timur Indonesia, demikian halnya dari Mindanao,” tambahnya.

Selain itu juga, dengan adanya ASEAN RORO Network Project, biaya shipping menjadi lebih murah dan waktu pelayaran pun akan lebih singkat. Para pelaku usaha seperti waralaba Alfamart sudah mulai bisa mengidentifikasi berbagai komoditas dan produk-produk yang bisa diekspor maupun diimpor. (adv)

Klik Waralaba Alfamart  untuk informasi franchise, investasi, syarat lokasi, permodalan, BEP dan info lengkap lainnya.