Dewasa ini, kegemaran masyarakat Indonesia dalam menyantap panganan laut dan hasil laut lainnya semakin menunjukan grafik yang meningkat. Terlebih, sebagai negara maritim, negeri ini diuntungkan dengan ketersedian bahan baku yang melimpah.

Melihat fakta tersebut, Daniel kemudian secara briliant menyulap peluang dan potensi itu menjadi usaha yang cukup sukses. Dengan mendirikan brand Ai Sushi, dia berhasil menjadi salah satu pemain yang cukup disegani dalam segmen panganan khas Jepang tersebut.

Ketika Redaksi mewawancarainya pada gelaran Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) 2019 di JCC Senayan, Jakarta pada pekan lalu (15/9), pria muda ini menuturkan bahwa merek yang dagangnya tersebut mulai di-franchisekan pada tahun ini.

“Ai Sushi sendiri hadir pertama kami pada 2010. Dalam menu, kami menonjolkan unsur makanan Jepang sebagai menu andalan. Akan tetapi, kami juga melakukan beberapa modifikasi dan inovasi agar sushi yang kami tawarkan kepada konsumen dapat sesuai dengan lidah orang Indonesia,” ujarnya.

Melalui tagline The Art of Fusion, Ai Sushi menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan. Dalam keterangan yang disampaikan oleh Daniel, Ai Sushi saat ini telah memiliki tiga gerai cabang yang tersebar di Mall Cipinang, Mall Ciputra, dan Roko Batavia-Gading Serpong. Adapun, untuk sepanjang tahun ini, dia menargetkan bisa menambah tujuh outlet baru sebagai perluasan jaringan di Tanah Air.

“Dari jumlah yang nantinya direncanakan hadir, satu diantaranya adalah restoran yang kami kelola sendiri.  Sedangkan untuk yang enam gerai lainnya adalah  punya mitra kami,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Daniel menyatakan bahwa skema kerjasama yang ditawarkan kepada para investor mulai dari Rp300 juta. Nantinya, franchisee akan mendapat support entitas pusat berupa branding, bahan baku, dan pelatihan SDM.

“Namun apabila setelah running mitra punya pemasok bahan baku sendiri yang dinilai lebih potensial untuk bisnisnya, maka kami menyerahkan urusan logistik tersebut kepada mereka. Tetapi tetap, untuk bumbu dan saus itu harus dari kami, karena signature-nya produk ini ada disitu,” tutupnya.